Dua Bulan Beroperasi, SPPG Ponorogo Ngrupit Perkuat Standar Gizi dan Higiene
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Salah satu posyandu di Balai Desa setempat penerima manfaat MBG oleh SPPG Ngrupit 01. (Foto: Istimewa) |
SPPG Ponorogo Ngrupit telah mengantongi sertifikat layak higiene sanitasi (SLHS) sebagai salah satu indikator kelayakan operasional.
Selain itu, unit pelayanan ini juga didukung oleh chef bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang menjadi bagian dari sistem penjaminan mutu kebersihan dan kelayakan pangan dalam setiap proses produksi.
“Sejak awal operasional, kami menempatkan aspek kebersihan, keamanan pangan, dan ketepatan distribusi sebagai prioritas utama,” kata Kepala SPPG Ngrupit, Pandu Prabowo Mukti, Senin, 2 Februari 2026.
Menurut Pandu, hingga saat ini SPPG Ponorogo Ngrupit melayani 20 sekolah dan tiga posyandu dengan total penerima manfaat mencapai 2.900 orang, mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas (SMA).
![]() |
| Siswa SDN Ngrupit 3 penerima manfaat MBG tampak amtusias. |
Dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Ponorogo Ngrupit juga menjaga konsistensi layanan agar berjalan tepat waktu, tepat guna, dan tepat sasaran.
"Hal ini kita lakukan untuk memastikan distribusi makanan bergizi dapat diterima sesuai jadwal dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat," ungkapnya.
Ke depan, SPPG Ponorogo Ngrupit menargetkan keberlanjutan layanan sepanjang 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas gizi anak.
Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menyiapkan generasi sehat menuju visi Indonesia Emas. (GJ01/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

