BULOG Salurkan Bantuan Modal untuk 30 UMK di Pacitan, Dorong Kemandirian RPK Mandiri
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Penyerahan simbolis bantuan modal Program TJSL BULOG Peduli RPK Mandiri oleh Sudarsono Hardjosoekarto kepada Gagarin Sumrambah. (Foto: Acir Hernowo) |
Penyerahan bantuan dilakukan di Pendopo Kantor Bupati Pacitan dan dihadiri Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Sudarsono Hardjosoekarto, bersama Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah.
Hadir pula perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pacitan.
Program BULOG Peduli RPK Mandiri merupakan bagian dari implementasi TJSL perusahaan pada pilar pembangunan ekonomi.
Program tersebut juga diklaim mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin 8 terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Dalam keterangannya Sudarsono mengatakan, program tersebut ditujukan untuk memperkuat jaringan distribusi pangan sekaligus mendorong pelaku UMK menjadi mitra strategis BULOG di tingkat daerah.
“Melalui Program BULOG Peduli RPK Mandiri, kami berharap UMK penerima manfaat dapat tumbuh menjadi mitra strategis BULOG dalam memperluas akses pangan berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat,” kata Sudarsono dalam siaran pers yang diterima, Rabu, 13 Mei 2026.
![]() |
| Suasana kegiatan penyerahan bantuan Program TJSL BULOG Peduli RPK Mandiri di Pendopo Kabupaten Pacitan. |
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan tidak hanya dimaksudkan sebagai modal usaha, tetapi juga untuk membangun outlet RPK yang aktif dan berkelanjutan.
Sebanyak 30 UMK penerima bantuan sebelumnya telah melalui proses rekomendasi, survei, dan verifikasi bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Pacitan.
Masing-masing penerima memperoleh bantuan senilai Rp 5,3 juta dalam bentuk produk pangan BULOG, rak pajang, spanduk RPK, kaos identitas BULOG, serta perlengkapan pendukung usaha lainnya.
Menurut BULOG, program tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam pengembangan usaha mikro lokal, memperluas akses pangan terjangkau bagi masyarakat, serta mendukung stabilitas harga dan ketahanan pangan di daerah. (Acr)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

