Hujan Picu Risiko Longsor di Pacitan, UPT PJJ Siagakan Alat Berat dan Tim Reaksi Cepat
GARDAJATIM.COM: Hujan yang masih mengguyur wilayah Kabupaten Pacitan meningkatkan potensi bencana tanah longsor di sejumlah titik rawan, terutama di sepanjang ruas jalan provinsi. 
Petugas UPT PJJ Pacitan menyiagakan alat berat dan personel untuk penanganan longsor di ruas jalan provinsi. (Foto: Acir)
Menyikapi kondisi tersebut, UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan menyiagakan tim reaksi cepat untuk penanganan darurat.
Kepala UPT PJJ Pacitan, Ir. Budi Harisantoso, S.T., M.T., mengatakan curah hujan yang masih relatif tinggi menjadi faktor utama meningkatnya risiko longsor, khususnya pada tebing di sepanjang jalur jalan provinsi.
Ia menjelaskan, pihaknya telah menempatkan personel dan peralatan di sejumlah titik rawan guna memastikan akses jalan tetap aman dan dapat dilalui masyarakat.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan menghadapi potensi longsor yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Jadi begini untuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan tim reaksi cepat dari UPT PJJ Pacitan Dinas PU Bina Marga Jawa Timur tentang yang masih terjadinya longsor tebing jalan ataupun gunturan itu kita masih seperti dulu waktu mudik arus lebaran, kita menyediakan tiga alat berat berupa loader, dua unit di arah Ponorogo dan satu unit di arah Nawangan,” ujar Budi.
Selain alat berat, UPT PJJ Pacitan juga menyiagakan peralatan pendukung lainnya serta personel yang siap bergerak kapan saja jika terjadi gangguan di jalan.
Pemantauan intensif juga dilakukan di lokasi yang kerap mengalami longsor.
“Kami juga menyediakan dump truk, juga mesin pemotong kayu berupa chainsaw serta personel sebanyak 13 orang dari tim reaksi cepat yang sewaktu-waktu bisa bergerak untuk membersihkan longsoran yang menutup jalan ataupun genangan air permukaan yang ada di jalan provinsi serta pemantauan,” lanjutnya.
Ia menambahkan, selain penanganan longsor, pihaknya juga rutin melakukan penambalan jalan berlubang di beberapa titik.
Upaya ini dilakukan setiap hari agar kondisi jalan tetap aman dan nyaman bagi pengguna jalan maupun transportasi.
UPT PJJ Pacitan juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Pengguna jalan diminta mematuhi rambu lalu lintas serta meningkatkan kewaspadaan.
“Untuk himbauan bagi masyarakat pengguna jalan tetap patuhi rambu lalu lintas dan mengurangi perjalanan malam untuk menghindari jika sewaktu-waktu terjadi bencana longsor tebing jalan,” pungkasnya. (@Acr)