PHBI Desa Bancar Ponorogo Rilis Panduan Pelaksanaan Idul Adha 1447 H
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Suasana rapat koordinasi PHBI Desa Bancar di Masjid Al-Hidayah Tanjung, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. (Foto: Muh Nurcholis) |
Panduan itu tertuang dalam surat edaran bernomor 10/PHBI-Bcr/V/2026 yang ditujukan kepada ta’mir serta jamaah masjid dan musholla di seluruh wilayah desa.
Ketua PHBI Desa Bancar, Misnun, menyatakan keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi yang digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Masjid Al-Hidayah Tanjung.
“Edaran ini disusun sebagai pedoman bersama agar pelaksanaan Idul Adha berjalan tertib, aman, dan tetap memperhatikan kondisi yang ada di masyarakat,” kata Misnun dalam keterangan tertulis.
Dalam edaran itu, PHBI menetapkan puasa sunnah Arafah (9 Dzulhijjah 1447 H) dilaksanakan pada Selasa Pon, 26 Mei 2026. Sementara Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah 1447 H) jatuh pada Rabu Wage, 27 Mei 2026.
Meski demikian, panitia menegaskan tetap menghormati perbedaan penetapan hari raya oleh sebagian jamaah.
PHBI juga mengimbau agar kegiatan takbir tidak dilakukan secara keliling. Takbiran diarahkan berlangsung di masjid, musholla, atau rumah masing-masing.
“Pelaksanaan takbir dimulai sejak malam 10 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah setelah waktu Asar,” ujar Sekretaris PHBI, Imam Muhani.
Adapun pelaksanaan salat Idul Adha direncanakan berlangsung di Lapangan Desa Bancar pada Rabu, 27 Mei 2026, mulai pukul 06.00 WIB. Jika cuaca tidak memungkinkan, salat akan dialihkan ke masjid atau musholla terdekat.
Panitia menunjuk Ustaz Andik Muhammad Rofi’i sebagai imam, Ustaz Teguh Wiyono sebagai khotib, dan Ustaz Suparlan sebagai muballigh.
Dalam pelaksanaan kurban, setiap masjid dan musholla diwajibkan melaporkan jumlah hewan kurban melalui grup komunikasi PHBI.
Proses penyembelihan diserahkan kepada ta’mir setempat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, terutama terkait pencegahan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Selain itu, PHBI mengimbau penggunaan bahan ramah lingkungan dalam distribusi daging kurban. Panitia diminta mengurangi penggunaan kantong plastik dan beralih ke bahan organik.
“Jika terpaksa menggunakan plastik, disarankan memakai kantong transparan,” kata Misnun.
PHBI berharap panduan tersebut segera disosialisasikan secara luas kepada masyarakat.
“Kami mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhidmatan Idul Adha tahun ini,” ujar Misnun. (Muh Nurcholis)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

