SD Al Husna IFDS Kota Madiun Perkuat Pendidikan Karakter dan Prestasi Siswa
Redaksi
... menit baca
![]() |
| SD Al Husna IFDS Kota Madiun. (Dok. Ist) |
Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pelita Harapan Kota Madiun tersebut mengombinasikan pendidikan akademik, pembiasaan religius, dan pengembangan potensi siswa dalam kegiatan belajar sehari-hari.
Berlokasi di Jalan Tanjung Raya XII Nomor 9B, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, SD Al Husna IFDS telah beroperasi sejak 2003 dan tercatat memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) 20534233.
Selama lebih dari dua dekade, sekolah ini menerapkan konsep full day school dengan penekanan pada pembentukan karakter Islami sejak usia dini.
Selain pembelajaran formal di kelas, sekolah menerapkan berbagai program pembiasaan untuk menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan akhlakul karimah kepada siswa.
Pembelajaran Al-Qur’an, pendidikan adab, pembiasaan ibadah, hingga penguatan karakter menjadi bagian dari aktivitas harian peserta didik.
SD Al Husna IFDS juga menyediakan sejumlah program unggulan dan kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung pengembangan bakat siswa, seperti tahfidz Al-Qur’an, English Club, pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN), banjari, drumband, melukis, badminton, dan pramuka.
Selain itu, sekolah rutin menggelar kegiatan tahunan berupa outbound, outdoor learning, Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa), Pasar Krempyeng, dan renang.
Kepala SD Al Husna IFDS Kota Madiun, Supriyanto, mengatakan pendidikan di sekolah tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak siswa.
"Kami berkomitmen membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Karena itu, setiap program yang kami jalankan selalu mengintegrasikan aspek akademik, spiritual, dan pembentukan karakter," ujarnya, Senin (8/6/2026).
Salah satu program unggulan yang menjadi ciri khas sekolah adalah SAPA DOI (Sarapan Pagi, Doa, dan Ikrar) yang dilaksanakan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Dalam kegiatan tersebut, siswa bersama guru mengikuti pembacaan Asmaul Husna, doa harian, sholawat, dan murojaah surat pendek Al-Qur’an.
![]() |
| Program SAPA DOI (Sarapan Pagi, Doa, dan Ikrar). (Dok. Ist) |
Menariknya, kegiatan SAPA DOI dipimpin secara bergiliran oleh siswa dengan pendampingan guru. Program ini menjadi sarana pembiasaan religius sekaligus melatih keberanian dan kepemimpinan siswa sejak dini.
"Melalui SAPA DOI, siswa dibiasakan mengawali aktivitas dengan doa, murojaah, dan sholawat. Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, kegiatan ini juga melatih keberanian dan rasa percaya diri karena siswa terlibat langsung dalam memimpin kegiatan," kata Supriyanto.
Selain SAPA DOI, sekolah juga mengembangkan program pembentukan karakter bertajuk Belajar Mandiri dari Tangan-Tangan Hebat.
Program yang diinisiasi Yayasan Pelita Harapan tersebut memberi kesempatan kepada siswa belajar langsung di lingkungan masyarakat melalui pengalaman kehidupan nyata.
Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan yakni belajar mandiri di tempat produksi sapu ijuk rumahan. Dalam kegiatan itu, siswa mempelajari proses produksi mulai dari pemilahan bahan baku, pengikatan ijuk pada gagang sapu, hingga pemeriksaan kualitas produk.
Menurut Supriyanto, pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat memberikan nilai pembelajaran yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas.
"Kami ingin anak-anak memahami bahwa setiap pekerjaan membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Dengan terjun langsung ke lingkungan masyarakat, mereka dapat belajar menghargai proses, mengenal dunia kerja sejak dini, sekaligus menumbuhkan jiwa mandiri dan kepedulian sosial," tuturnya.
![]() |
| Belajar Mandiri dari Tangan-Tangan Hebat di tempat produksi sapu ijuk rumahan. (Dok. Ist) |
"Harapan kami, lulusan SD Al Husna tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat," pungkasnya. (@Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...


