Menuju 2029, Golkar Madiun Targetkan 12 Kursi dan Kembali Usung Hari Wuryanto
Rakerda Golkar Madiun menetapkan target 12 kursi DPRD Kabupaten, dua kursi DPRD Jatim, dan dua kursi DPR RI menuju Pemilu 2029
Redaksi Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun. (Dok. Ist) |
Arah politik tersebut terlihat dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, Minggu, 9 Agustus 2026. Dalam forum konsolidasi itu, Golkar memasang target cukup tinggi: 12 kursi DPRD Kabupaten Madiun, dua kursi DPRD Jawa Timur, dan dua kursi DPR RI.
Target tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi Golkar untuk membangun kekuatan politik secara berjenjang. Partai tidak hanya menyiapkan kader untuk memperebutkan kursi legislatif, tetapi juga mulai membuka arah dukungan untuk kontestasi kepala daerah pada 2030.
Nama Bupati Madiun Hari Wuryanto bahkan telah mendapat sinyal dukungan dari Golkar Jawa Timur untuk kembali maju dalam Pilkada Madiun 2030.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun Mashudi mengatakan, strategi tersebut diarahkan untuk menyatukan kekuatan legislatif dan eksekutif di bawah Partai Golkar.
“Karena mimpi kita adalah mengawinkan legislatif dan eksekutif. Artinya, dua-duanya berasal dari Partai Golkar,” kata Mashudi.
Pernyataan Mashudi menunjukkan bahwa target perolehan kursi legislatif tidak berdiri sendiri. Kekuatan di parlemen diproyeksikan menjadi bagian dari strategi politik Golkar untuk memperkuat posisi partai dalam pemerintahan daerah.
Untuk mengejar target tersebut, konsolidasi internal mulai diperkuat. Struktur partai di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan menjadi salah satu fokus yang dipersiapkan menghadapi pertarungan elektoral 2029.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi meminta konsolidasi organisasi tersebut diterjemahkan dalam gerakan politik yang selaras. Ia menekankan agar kader tidak berjalan sendiri-sendiri dalam memenangkan calon legislatif dari Partai Golkar di setiap tingkatan.
“Kampanyenya coblos DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, dan DPRD Kabupaten Madiun dari Partai Golkar. Harus selaras,” ujar Ali.
Menurut Ali, keselarasan gerakan tersebut menjadi penting karena Pemilu 2029 akan menjadi ujian bagi target besar yang telah dipasang Golkar Kabupaten Madiun.
Di sisi lain, Golkar Jawa Timur mulai memberikan sinyal politik untuk Pilkada 2030. Hari Wuryanto yang saat ini menjabat sebagai Bupati Madiun disebut menjadi sosok yang akan kembali mendapatkan dukungan partai.
“Bagaimanapun Pilkada nanti, entah terbuka maupun tertutup, kami tetap memberikan dukungan penuh kepada senior kita Pak Hari Wuryanto,” kata Ali.
Dukungan tersebut membuat arah politik Golkar untuk Pilkada 2030 mulai terlihat, meski pelaksanaannya masih beberapa tahun lagi.
Hari Wuryanto yang hadir dalam Rakerda Golkar Kabupaten Madiun merespons dukungan tersebut dengan menyatakan kesiapannya apabila kembali mendapatkan mandat dari partai.
“Itu kan perintah partai, kita tidak bisa menolak. Kita Partai Golkar harus tetap solid untuk menyejahterakan masyarakat Kabupaten Madiun,” kata Hari.
Namun, target politik yang disampaikan Golkar masih harus dibuktikan melalui perolehan suara masyarakat pada Pemilu 2029. Target 12 kursi DPRD Kabupaten Madiun, dua kursi DPRD Jawa Timur, dan dua kursi DPR RI merupakan proyeksi internal partai, bukan hasil yang sudah diperoleh.
Karena itu, konsolidasi organisasi dan penguatan mesin politik menjadi pekerjaan utama Golkar dalam tiga tahun ke depan. Partai juga dituntut mampu menghadirkan program dan pendekatan yang dapat menarik dukungan masyarakat.
Mashudi menegaskan, Golkar Kabupaten Madiun akan terus memperkuat soliditas internal sekaligus mencari inovasi untuk menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
“Golkar Madiun harus solid dan menang,” ujarnya.
Dengan target tersebut, Golkar Kabupaten Madiun kini mulai menyusun peta jalan politik menuju dua momentum penting. Pemilu 2029 menjadi arena untuk mengukur kekuatan partai di legislatif, sementara Pilkada 2030 menjadi momentum untuk memperjuangkan kembali posisi eksekutif.
Target kursi telah dipasang, struktur mulai dikonsolidasikan, dan nama Hari Wuryanto telah mendapat sinyal dukungan. Selanjutnya, kekuatan mesin politik Golkar akan diuji oleh dinamika politik dan pilihan masyarakat Kabupaten Madiun pada Pemilu 2029 serta Pilkada 2030. (@Red/Tim)
Sebelumnya
...
