Rakercab 2026 Sukses Digelar! Ini Program Baru PSHT Cabang Ponorogo
Redaksi Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Pengurus PSHT Cabang Kabupaten Ponorogo mengikuti Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2026–2030. (Foto: Humas PSHT Cab. Ponorogo) |
Program tersebut dirumuskan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang digelar di Padepokan SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo, Sabtu (22/8/2026).
Rakercab diikuti seluruh pengurus cabang, ketua ranting, dan ketua komisariat se-Kabupaten Ponorogo.
Forum ini menjadi ruang untuk menyusun agenda organisasi selama empat tahun sekaligus memperkuat pelaksanaan program dari tingkat cabang hingga komisariat.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah bidang kesehatan. PSHT Ponorogo merumuskan pembaruan, monitoring, dan evaluasi standar operasional prosedur (SOP) penanganan cedera di setiap ranting.
Evaluasi tersebut tidak hanya menyangkut prosedur penanganan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia (SDM), sarana, dan prasarana pendukung.
Langkah ini diarahkan agar penanganan cedera dalam kegiatan organisasi memiliki standar yang lebih terukur.
Program kesehatan juga mencakup screening kesehatan secara berkala bagi peserta didik.
Hasil pemeriksaan akan dicatat dalam rapor siswa untuk membantu memantau kondisi kesehatan peserta didik secara berkala.
Di bidang hubungan masyarakat (humas), PSHT Ponorogo menyiapkan pelatihan editing video sederhana bagi seluruh humas ranting se-Kabupaten Ponorogo.
Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pengurus dalam mengelola informasi dan publikasi.
Penguatan kemampuan humas juga diarahkan untuk membangun citra positif organisasi melalui konten yang informatif.
Dengan kemampuan produksi konten yang lebih baik, informasi kegiatan PSHT di tingkat ranting diharapkan dapat disampaikan secara lebih efektif.
Program lainnya menyasar aspek keamanan kegiatan organisasi. Rakercab membahas penyegaran anggota Pamter untuk memperkuat koordinasi dengan Bhabinkamtibmas serta membangun sinergi dengan jajaran TNI dan Polri.
Rakercab tersebut dihadiri jajaran pengurus cabang, di antaranya Ketua Cabang Moh Komarudin, Wakil Ketua I Mayor Inf. Purn. Tjatur Margo Suwahyo, Wakil Ketua II Nur Hamid, Wakil Ketua II Ma’sum, Sekretaris Marsudi, serta Ketua Dewan K.H. Hasyim Asy'ari.
Dalam forum itu, peserta dibagi menjadi empat komisi. Masing-masing komisi membahas dan menyusun program kerja sesuai bidangnya untuk diterapkan selama masa bakti 2026–2030.
Selain program kesehatan, humas, dan keamanan, Ketua Cabang PSHT Cabang Kabupaten Ponorogo memberikan arahan mengenai pemasangan produk hukum organisasi di setiap padepokan ranting dan komisariat.
“Perintah pemasangan Pencatatan Perjanjian Lisensi Atas Merk Terdaftar dan Pakta Integritas di setiap padepokan ranting dan komisariat di seluruh Kabupaten Ponorogo, dan juga menolak adanya Parapatan Luhur yang akan diadakan di Padepokan Agung Madiun selain kepengurusan Ketua Umum Pusat Madiun Kang Mas Murjoko H.W.,” kata Moh. Komarudin.
Masing-masing komisi selanjutnya merumuskan program kerja lainnya yang menjadi bagian dari agenda PSHT Cabang Kabupaten Ponorogo selama periode 2026–2030.
Melalui Rakercab tersebut, PSHT Cabang Kabupaten Ponorogo menargetkan program organisasi dapat dijalankan secara terarah dan terukur serta memberikan manfaat bagi pengembangan organisasi dan anggota di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo. (Rls/Fjr)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
