-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

Kekosongan Kepala SPPG Nologaten Ponorogo Lumpuhkan Distribusi MBG

Suasana aktivitas SPPG Nologaten, Ponorogo, saat menjalankan pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Fajar/Gardajatim.com
GARDAJATIM.COM: Kekosongan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nologaten, Ponorogo, berdampak langsung pada terhentinya distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejak Senin (7/9/2026), SPPG Nologaten menghentikan operasional sementara karena belum adanya Kepala SPPG baru yang resmi ditempatkan.

Akibatnya, sekolah-sekolah yang selama ini menerima suplai makanan dari SPPG Nologaten untuk sementara tidak mendapatkan distribusi MBG.

Pihak sekolah penerima manfaat disebut telah menerima pemberitahuan mengenai penghentian operasional tersebut.

Koordinator Wilayah SPPI MBG Kabupaten Ponorogo, Winda Martha Pratiwi, membenarkan penghentian sementara operasional SPPG Nologaten.

Menurutnya, aktivitas pelayanan belum dapat kembali berjalan karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) penempatan Kepala SPPG yang baru.

“Berhenti operasi sementara, menunggu SK penempatan Ka SPPG yang baru,” ujar Winda saat dikonfirmasi, Senin, 7 September 2026.

Kekosongan jabatan itu terjadi setelah Kepala SPPG sebelumnya mengundurkan diri dengan alasan kesehatan.

Namun, belum adanya pengganti yang resmi ditempatkan membuat seluruh aktivitas operasional SPPG Nologaten ikut terhenti.

Kondisi tersebut menunjukkan betapa pentingnya posisi Kepala SPPG dalam keberlangsungan operasional program MBG di satuan pelayanan tersebut.

Mitra SPPG Nologaten, Danu, mengatakan proses pergantian Kepala SPPG sebenarnya sudah dilakukan.

Bersama Korcam dan Korwil, pihaknya telah mengusulkan calon Kepala SPPG baru untuk menggantikan pejabat sebelumnya.

Namun hingga Senin (7/9/2026), SK penempatan kepala SPPG pengganti belum diterima.

“Karena nggak ada Ka SPPG makanya harus berhenti operasi sementara. Sampai ada Ka SPPG yang baru,” terang Danu.

Situasi itu membuat distribusi MBG dari SPPG Nologaten belum dapat kembali berjalan, meski proses penggantian kepala satuan disebut telah ditempuh.

Danu berharap keputusan penempatan segera diterbitkan agar operasional dapat kembali normal dan distribusi makanan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat tidak berlangsung terlalu lama.

Meski saat ini operasional terhenti, Danu optimistis kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama.

Menurutnya, seluruh proses yang diperlukan untuk pergantian Kepala SPPG telah dilakukan dan kini tinggal menunggu keputusan penempatan.

“Insyaallah nggak lama karena semua proses sudah kita lakukan untuk proses pergantian Kepala SPPG tersebut,” tutupnya. (Fjr/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar