-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 TENTARA NASIONAL INDONESIA🇮🇩

Penumpang KAI Group Bertambah 26 Juta Perjalanan, Tumbuh 7,06 Persen hingga September 2026

Volume perjalanan mencapai 394,44 juta dalam sembilan bulan; pertumbuhan tertinggi antara lain dicatat LRT Jabodebek dan KAI Wisata.
VP Corporate Communications KAI dan KAI Commuter Anne Purba, menyampaikan perkembangan kinerja KAI Group (Dok Ist)
GARDAJATIM.COM : Jumlah perjalanan penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan seluruh anak perusahaannya melonjak sekitar 26 juta perjalanan sepanjang Januari-September 2026. 

Dalam periode tersebut, KAI Group mencatat 394,44 juta perjalanan penumpang, tumbuh 7,06 persen dibandingkan 368,43 juta perjalanan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut disampaikan dalam Temu Media, Railfans dan Influencer bersama Corporate Communications Kantor Pusat KAI di RM Lombok Idjo, Kamis (8/10/2026). 

Forum tersebut membahas perkembangan kinerja KAI Group sekaligus menjadi ruang komunikasi antara perusahaan dengan media, komunitas railfans dan influencer.

Vice President Corporate Communications KAI sekaligus VP Corporate Communications KAI Commuter, Anne Purba, turut menyampaikan perkembangan kinerja KAI Group dalam pertemuan tersebut.

Pertumbuhan penumpang terjadi pada sejumlah layanan. LRT Jabodebek mencatat kenaikan sekitar 18,94 persen, sedangkan KAI Wisata tumbuh sekitar 23,04 persen.

KAI Commuter, angkutan penumpang jarak lokal, serta sejumlah layanan lainnya juga menunjukkan pertumbuhan. Kenaikan tersebut memperlihatkan meningkatnya penggunaan layanan kereta api di tengah mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

Secara keseluruhan, volume perjalanan penumpang meningkat dari 368,43 juta pada Januari-September 2025 menjadi 394,44 juta perjalanan pada Januari-September 2026. Selisih tersebut mencapai sekitar 26 juta perjalanan hanya dalam sembilan bulan.

Lonjakan volume penumpang sekaligus memperbesar tuntutan terhadap kapasitas dan kualitas layanan KAI. 

Pertumbuhan perjalanan perlu diimbangi dengan penguatan keselamatan, kenyamanan, konektivitas antarmoda serta kemampuan layanan dalam mengantisipasi peningkatan permintaan.

Di sektor angkutan barang, KAI Group juga mencatat volume yang signifikan. Angkutan batu bara masih menjadi komoditas terbesar dengan volume sekitar 41 juta ton, sementara angkutan non-batu bara mencapai sekitar 9,1 juta ton.

Besarnya dominasi batu bara membuka ruang bagi KAI untuk memperluas angkutan non-batu bara. Komoditas industri, pangan, peti kemas dan berbagai produk logistik menjadi potensi yang dapat dikembangkan untuk memperkuat diversifikasi bisnis angkutan barang.

Temu media tersebut juga menjadi bagian dari upaya KAI memperkuat komunikasi publik dengan media, komunitas railfans dan influencer. 

Masukan dari berbagai pihak menjadi salah satu bahan dalam melihat perkembangan layanan perkeretaapian dan kebutuhan pengguna.

Dengan hampir 394,5 juta perjalanan penumpang dalam sembilan bulan, kereta api semakin menempati posisi penting dalam mobilitas masyarakat. 

Pertumbuhan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi KAI untuk menjaga kualitas pelayanan seiring meningkatnya volume perjalanan. (@Red/Tim)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar