Meriah, Ponpes Darut Taqwa Gelar Pentas Seni Akbar Bertema Progressive Generation

Redaksi
... menit baca
![]() |
Santri Ponpes Darut Taqwa tampil dalam Pentas Seni Akbar ke-611. (Foto: doc. Gardajatim.com) |
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Cabang Ponorogo, Forkopimcam Jenangan, Kepala Desa Pintu, jajaran pengurus pondok, wali santri, serta tamu undangan.
Acara dibuka secara resmi dengan pemukulan gong oleh Pimpinan Ponpes Darut Taqwa, Drs. KH. Samsudin, Lc.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pentas seni akbar merupakan agenda tahunan yang tidak hanya menampilkan kreativitas santri, tetapi juga menjadi sarana apresiasi bagi para santri berprestasi.
“Malam ini kita berikan apresiasi kepada santri berprestasi sekaligus momentum untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Agenda ini bagian dari kurikulum pondok untuk melatih anak-anak agar ketika terjun ke masyarakat sudah memiliki kemampuan melaksanakan event yang bermanfaat,” ujar KH. Samsudin.
![]() |
Pimpinan Ponpes Darut Taqwa, Drs. KH. Samsudin, Lc., memukul gong tanda dimulainya Pentas Seni Akbar ke-611. |
“Kami ingin menyiapkan generasi yang mampu mengemban tugas di zamannya. Pendidikan harus mengikuti perkembangan zaman agar lahir generasi Qur’ani, mandiri, dan berprestasi,” tambahnya.
Dalam tausiyahnya, KH. Samsudin juga mengingatkan pentingnya akidah dan iman sebagai dasar kehidupan di segala zaman.
“Manusia akan merugi kecuali orang yang memiliki akidah kokoh, iman kuat, dan amal sholeh. Hidup hanya sekali, maka harus kita isi dengan amal kebaikan yang bermanfaat bagi sesama,” pesannya.
![]() |
Pimpinan Ponpes Darut Taqwa, Drs. KH. Samsudin, Lc. |
Pimpinan ponpes itu juga menekankan bahwa kesabaran merupakan kunci keberhasilan.
"Tidak ada keberhasilan sebelum sabar kita tanamkan. Semoga langkah Ponpes Darut Taqwa ke depan diberi kemudahan dan keberkahan untuk terus berkembang lebih baik,” ungkapnya.
Ponpes Darut Taqwa yang berdiri pada 2010 ini memiliki motto Qur’ani, Mandiri, dan Berprestasi. Pada tahun 2025, dari 57 alumni yang mendaftar ke perguruan tinggi negeri, 54 santri berhasil diterima, sementara 3 lainnya melanjutkan ke perguruan tinggi lain.
Pantauan media di lokasi, kegiatan berlangsung meriah. Stand UMKM yang ikut serta dalam acara tersebut juga ramai dikunjungi pengunjung. (Fjr)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...