Jalan Lingkar Utara Lamongan Kembali Dibuka untuk Uji Coba Selama 30 Hari
sofana
... menit baca
![]() |
| BBPJN Pastikan Lengkapi Fasilitas Keselamatan Sebelum Pembukaan Resmi | Jumat 7 November 2025 | Foto : Uji Coba JLU Lamongan (dok.ist) |
Uji coba ini menjadi langkah evaluasi sebelum jalan tersebut resmi dioperasikan penuh.
JLU Lamongan sebelumnya diresmikan pada 17 Agustus 2025 lalu, namun sempat menuai kritik dan bahkan mengalami pemblokiran oleh warga sekitar.
Warga menilai jalur sepanjang 7,15 kilometer yang membentang dari Desa Rejosari, Kecamatan Deket, hingga Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, kerap menjadi lokasi kecelakaan sejak pertama kali dibuka.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Jatim–Bali, Arvian Zanuardi, menjelaskan bahwa pembukaan kembali JLU kali ini dilakukan dengan sistem uji coba selama satu bulan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi.
“Sebelum dilakukan uji coba selama 30 hari, JLU sempat dibuka dan ditutup kembali karena ada hal-hal yang harus dilengkapi terkait fasilitas keselamatan,” ujar Arvian, Kamis (6/11/2025).
Ia menambahkan, selama masa uji coba, pihaknya akan melakukan evaluasi secara bertahap — baik di pertengahan maupun di akhir periode. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan apakah JLU siap dibuka secara permanen.
“Dilakukan uji coba selama 30 hari. Jika nanti diperlukan, kita akan perpanjang lagi sebelum akhirnya jalan ini resmi dibuka,” lanjutnya.
Arvian memastikan bahwa BBPJN telah menambah sejumlah fasilitas keselamatan di sepanjang jalur, termasuk pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di lima titik persimpangan yang sebelumnya rawan kecelakaan.
Dengan pembenahan tersebut, JLU diharapkan dapat berfungsi sebagaimana tujuan awalnya, yakni mengurai kemacetan di jalur utama Jalan Jaksa Agung Suprapto hingga Jalan Panglima Sudirman, yang selama ini menjadi titik padat kendaraan di pusat Kota Lamongan.
Langkah uji coba ini juga menjadi bentuk respons BBPJN terhadap masukan masyarakat serta upaya memastikan keselamatan pengguna jalan sebelum peresmian penuh dilakukan. (Sof)
Editor: Redaksi
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
