-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Kreativitas Tanpa Batas, SMK PGRI 2 Ponorogo Hidupkan Syiar Islam Lewat Takbir Keliling Idul Adha

Salah satu peserta Takbir Keliling SMK PGRI 2 Ponorogo. (Foto: doc. Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM:
Lantunan gema takbir bersahut-sahutan memecah keheningan malam di Kabupaten Ponorogo. Ribuan siswa SMK PGRI 2 Ponorogo tumpah ruah ke jalanan, membawa berbagai replika ikonik bernuansa Islami yang memukau mata masyarakat sepanjang rute sejauh 4,3 kilometer.

Acara takbir keliling ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan agenda tahunan besar yang dikonsep matang sebagai ajang adu kreativitas antar-kelas dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.

​Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Agus Pariadi mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sengaja dirancang dalam bentuk perlombaan untuk memantik potensi terbaik para siswa.

​"Kami ingin memacu kreativitas, memunculkan inovasi, serta menggali potensi para siswa. Melalui pembuatan ikon-ikon bertema Idul Adha ini, mereka belajar bekerja sama sekaligus mensyiarkan nilai-nilai Islami dengan cara yang segar dan positif," ujar Agus disela kegiatan, Selasa, 26 Mei 2026.

Kompetisi Ketat dan Menjaga Netralitas
​Kemeriahan acara ini didukung oleh antusiasme luar biasa dari 48 kelas yang terdiri dari siswa kelas 10 dan kelas 11. Setiap kelas unjuk gigi dengan formasi yang solid.

Sebanyak 11 siswa dipilih sebagai tim inti yang tampil bermanuver di depan juri, sementara ratusan siswa lainnya berparade di sisi kanan dan kiri sebagai tim pendukung yang menyemarakkan suasana.

​Untuk menjaga marwah kegiatan, pihak sekolah menerapkan aturan yang sangat ketat. Setiap regu diwajibkan mengumandangkan takbir tanpa henti di sepanjang rute.
"Meskipun anak-anak membawa sound system berukuran besar, kami melarang keras mereka menyanyikan atau membunyikan lagu selain takbir. Bahkan, jika ada kendala teknis pada sound system di jalan, mereka harus tetap bertakbir secara manual," tegas Agus.

​Demi menjaga objektivitas perlombaan, SMK PGRI 2 Ponorogo menerjunkan 20 orang juri independen yang diambil dari para wali kelas 12.

Karena siswa kelas 12 telah lulus, para guru tersebut dinilai mampu memberikan penilaian yang netral, jujur, dan adil berdasarkan keunikan ikon, inovasi, kerapian, serta konsistensi peserta selama di perjalanan.

Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Agus Pariadi saat membuka acara Takbir Keliling.
Apresiasi untuk Para Pemenang
​Setelah menempuh rute panjang dari gerbang sekolah menuju perempatan Pabrik Es, Perempatan Keniten, SDN Keniten, area Eks RSUD, Simpang Jarakan, hingga kembali ke sekolah.

Pemenang kompetisi ini diumumkan keesokan harinya, tepat setelah pelaksanaan salat Idul Adha bersama di lingkungan sekolah.

​Apresiasi tinggi diberikan kepada 6 kelas terbaik dari masing-masing tingkatan (6 pemenang dari kelas 10 dan 6 pemenang dari kelas 11).

Selain mendapatkan piagam penghargaan resmi dari sekolah, para pemenang juga berhak membawa pulang uang pembinaan masing-masing sebesar Rp1.500.000.

Indahnya Berbagi Melalui Kurban
​Semangat Idul Adha di SMK PGRI 2 Ponorogo tidak berhenti pada kemeriahan takbir keliling. Nilai-nilai kepedulian sosial langsung dipraktikkan melalui ibadah kurban.

Pada tahun ini, gotong royong seluruh elemen sekolah mulai dari siswa, guru, hingga karyawan berhasil mengumpulkan 1 ekor sapi dan 27 ekor kambing.

​Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, hewan kurban tersebut tidak hanya dikonsumsi internal.

Sebanyak 25 ekor kambing didistribusikan secara luas kepada masyarakat sekitar sekolah serta sejumlah SMP di Ponorogo yang selama ini telah berkontribusi mengirimkan lulusan terbaiknya ke SMK PGRI 2 Ponorogo.

​Melalui sinergi antara syiar agama, kreativitas, dan kepedulian sosial ini, SMK PGRI 2 Ponorogo kembali membuktikan komitmennya dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan vokasi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keimanan yang kuat. (Fjr)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar