Angkutan Barang KAI Daop 7 Madiun Tumbuh Positif Sepanjang 2025, Ketepatan Waktu 98,58 Persen
GARDAJATIM.COM: Kinerja angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025.
Angkut 68.452 ton Barang Selama 2025, Angkutan Barang KAI Daop 7 Lampui Target Awal. (Foto: Dok. Humas KAI)
Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi logistik yang andal dan berkelanjutan.
Berdasarkan data performansi perusahaan periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025, KAI Daop 7 Madiun berhasil mengangkut sebanyak 68.452 ton barang.
Jumlah tersebut melampaui target program tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 5.620 ton, atau tumbuh sebesar 1.218 persen.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelanggan setia angkutan barang atas kepercayaan yang terus diberikan.
“Tren positif ini sangat dipengaruhi oleh adanya angkutan pengiriman trainset Kereta Luar Biasa (KLB) INKA, KA Parcel dan Angkutan Dinas & Satker,” jelas Tohari.
Ia menjelaskan, capaian kinerja tersebut ditopang oleh sejumlah sektor utama, termasuk angkutan ritel dan logistik strategis.
Rincian volume angkutan berdasarkan komoditas tertinggi terdiri atas Angkutan Dinas/Satker sebesar 29.080 ton, KLB INKA 22.365 ton, Barang Hantaran Paket (BHP) 13.902 ton, serta Parcel One Night Services (ONS) 13.107 ton.
Selain dari sisi volume angkutan, KAI Daop 7 Madiun juga mencatatkan kinerja positif dalam hal ketepatan waktu perjalanan kereta api barang atau On Train Performance (OTP). Sepanjang tahun 2025, ketepatan waktu keberangkatan KA barang dengan target program 96,00 persen berhasil direalisasikan hingga 98,58 persen.
Sementara itu, ketepatan waktu kedatangan KA barang dengan target program 96,00 persen tercatat mencapai 98,70 persen.
Tohari menambahkan, terdapat beberapa faktor krusial yang mendukung capaian kinerja tersebut.
Di antaranya adalah sinergi strategis melalui operasional angkutan KLB dari PT INKA serta operasional KA Dinas yang merupakan angkutan di luar program RKA, serta fleksibilitas layanan melalui pengoperasian angkutan ritel di luar hari operasi normal atau hari libur yang dinilai efektif meningkatkan volume dan pendapatan angkutan.
“Upaya peningkatan yang telah dilakukan dan akan terus dikembangkan menjadi komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk menghadirkan service excellence. Kami bertekad memberikan nilai tambah bagi layanan angkutan barang yang selamat, aman, lancar, dan tepat waktu,” tutup Tohari. (Hms/Mah)
Editor: Redaksi