-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
PROMOSIKAN BISNIS ANDA DISINI - HUBUNGI: +62 856-5561-5145

Awal 2026, Smartphone Berbasis AI Makin Mendominasi Pasar Global

Data Tunjukkan Adopsi Fitur AI Meningkat Pesat, Samsung, Apple, dan Google Jadi Pionir Inovasi | Kamis, 1 Januari 2026 | Foto : Ilustrasi AI
GARDAJATIM.COM : Memasuki awal tahun 2026, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bukan sekadar fitur tambahan, tetapi telah menjadi faktor penentu dalam persaingan smartphone global. 

Tren ini tak hanya terlihat pada inovasi produk, tetapi juga pada perilaku konsumen dan pertumbuhan pasar secara keseluruhan.

Menurut proyeksi terbaru, penggunaan fitur AI di smartphone diperkirakan akan mencapai dominasi lebih besar di lini perangkat, dengan lebih banyak ponsel yang menyematkan on-device AI untuk menjalankan fitur pintar tanpa tergantung server eksternal. 

Adopsi teknologi generative AI dan fitur lanjutan diperkirakan terus meningkat di 2026 dan seterusnya.

Data riset global menunjukkan bahwa sekitar 65% pengguna smartphone secara aktif menggunakan fitur fotografi berbasis AI, sementara on-device AI processing diperkirakan mencapai adopsi sekitar 45% di 2025 dan diproyeksikan terus naik. 

Hal ini mencerminkan bagaimana AI makin terpadu dalam fungsi inti perangkat.

Tak hanya itu, sekitar 80% pengguna kini terbiasa dengan asisten suara berbasis AI seperti Siri, Google Assistant, atau Bixby, menunjukkan AI bukan sekadar fitur opsional, tetapi bagian dari kebutuhan interaksi sehari-hari.

Samsung menjadi salah satu perusahaan yang paling gencar menghadirkan AI di smartphone konsumen. 

Raksasa teknologi Korea Selatan ini menyatakan akan menghadirkan Galaxy AI pada lebih dari 400 juta perangkat di seluruh dunia pada akhir 2025, memperluas ekosistem AI tidak hanya di ponsel, tetapi juga di tablet dan wearable.

Berikut beberapa contoh smartphone yang memimpin tren AI terkini:

1. Samsung Galaxy S24 Series dan S25 Series 

Mengusung Galaxy AI, fitur ini memungkinkan terjemahan suara real-time, ringkasan otomatis pesan, hingga pengeditan foto cerdas tanpa aplikasi tambahan.

2. Apple iPhone 17 Series

Ditenagai Neural Engine, iPhone terbaru menghadirkan kemampuan AI untuk pengolahan gambar, pengenalan wajah Face ID lebih cepat, dan pengaturan baterai yang adaptif sesuai kebiasaan pengguna.

3. Google Pixel 10 Series

Dengan integrasi Google Gemini AI, Pixel terkenal dengan Magic Editor, penghapus objek otomatis, dan pengoptimalan foto yang membuat hasil jepretan tampak profesional.

4. Xiaomi dan OPPO Flagship

Meski bersaing di segmen harga berbeda, kedua merek ini fokus pada AI untuk manajemen daya, pendinginan perangkat, dan deteksi ancaman siber lebih cepat. 

AI juga mengubah cara smartphone digunakan secara lebih luas. Riset menunjukkan lebih dari 55% aplikasi smartphone kini memanfaatkan AI untuk personalisasi konten, sementara 72% pengguna memilih fitur keamanan berbasis AI dibanding metode tradisional karena kemudahan dan responsivitasnya.

Tren lain di 2026 adalah adopsi AI untuk optimasi baterai dan proteksi data real-time. 

Fitur seperti deteksi ancaman dan pemblokiran otomatis kini semakin sering tersedia di perangkat kelas menengah hingga flagship, bukan hanya perangkat premium. 

Dengan angka pertumbuhan pasar AI smartphone yang kuat dan peningkatan kesadaran konsumen terhadap manfaat fitur pintar, jelas bahwa smartphone berbasis AI bukan lagi tren sementara, tetapi sudah menjadi standar baru di industri teknologi global. (@Red)

Editor : Redaksi
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar