Lewat Bahana Bersahaja, Pemkab Madiun Jemput Bola Layani Warga
GARDAJATIM.COM: Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menghadirkan program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo. 
Pemkab Madiun jemput bola hadirkan layanan terpadu bagi warga Bulakrejo lewat Bahana Bersahaja. (Mah)
Pada hari kedua pelaksanaan, Selasa (11/2/2026), berbagai layanan publik masih dipadati warga yang memanfaatkan pelayanan terpadu tersebut.
Program yang digelar selama 10–11 Februari 2026 ini menjadi langkah jemput bola pemerintah daerah dengan membawa langsung puluhan layanan ke tingkat desa.
Sejak pagi, masyarakat memanfaatkan layanan administrasi, kesehatan hingga perizinan tanpa harus datang ke pusat kota.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan seluruh kebutuhan masyarakat diupayakan terlayani secara maksimal melalui kegiatan tersebut.
“Semua kita layani maksimal sesuai kebutuhan masyarakat Bulakrejo. Layanan yang ditanyakan warga hampir semuanya sudah tersedia. Kami ingin terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Hari.
Selama dua hari pelaksanaan, layanan yang dibuka antara lain pasar murah sembako dan bazar UMKM, pendaftaran akun INAPROC/LPSE, pemeriksaan kesehatan gratis dan kesehatan hewan, layanan PBID BPJS Kesehatan, pendampingan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), pembayaran pajak tahunan kendaraan, serta layanan administrasi kependudukan.
Selain itu tersedia layanan SKCK, SPKT dan perpanjangan SIM, perpajakan melalui Coretax dan DTSEN, layanan perbankan online, sertifikasi halal, Taspen, keimigrasian, informasi pengadilan agama, pendaftaran perkara, legalisir surat nikah, konsultasi wakaf, perpustakaan keliling dan digital, donor darah, layanan calon pekerja migran Indonesia (CPMI), kartu pencari kerja, hingga servis motor.
Tidak hanya pelayanan administrasi, Bupati juga turut gotong royong dalam kerja bakti peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Dua warga Desa Bulakrejo menerima bantuan rehabilitasi rumah agar tempat tinggalnya lebih layak huni.
Kegiatan juga dirangkai dengan pengaspalan jalan desa sebagai bagian dari peningkatan infrastruktur.
Menurut Hari, kegiatan ini sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan masyarakat yang bersih, sehat, dan sejahtera, termasuk melalui penguatan UMKM dan pelatihan pemasaran digital.
“Kita ingin masyarakat sehat dan juga sejahtera. Di sini ada UMKM, ada pelatihan, termasuk bagaimana memasarkan produk lewat media sosial agar bisa menjangkau pasar lebih luas,” katanya.
Melalui Bahana Bersahaja yang dilaksanakan secara bergilir setiap bulan, Pemkab Madiun menargetkan desa-desa yang disasar dapat berkembang lebih mandiri dengan pelayanan yang cepat dan tepat sasaran. (@Mah)
Editor: Redaksi