Merawat Demokrasi Pasca Pemilu 2024, KPU Kota Madiun Jalin Sinergi dengan PWI Madiun Raya
![]() |
| KPU Kota Madiun dan PWI Madiun Raya perkuat sinergi pasca Pemilu 2024 demi menjaga keterbukaan informasi dan pendidikan demokrasi bagi masyarakat. (Ist.) |
Di fase pasca-tahapan ini, evaluasi penyelenggaraan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Pemilu mendatang.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan keterbukaan informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun melakukan kunjungan ke kantor PWI Madiun Raya, Rabu (11/02/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, didampingi Fi’i Krisna Setiawan selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, serta jajaran Sekretariat KPU Kota Madiun.
Rombongan disambut Ketua PWI Madiun Raya, Jumali, bersama perwakilan anggota.
Dalam pertemuan itu, Pita Anjarsari menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama tahapan Pemilu dan Pilkada 2024.
Menurutnya, peran media sangat strategis sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.
“Kunjungan kami ini untuk menjalin sinergi dengan teman-teman insan pers di Kota Madiun. Tanpa media, masyarakat luas belum tentu mengetahui berbagai tahapan dan pekerjaan besar yang telah dijalankan KPU,” ujar Pita.
Ia menegaskan, kerja sama dengan media akan terus diperkuat ke depan.
Terlebih, dalam menghadapi agenda Pemilu selanjutnya, dukungan pers sangat dibutuhkan untuk memastikan informasi yang akurat dan edukatif sampai ke publik.
“KPU Kota Madiun tentu akan terus menjalin kerja sama dengan rekan-rekan media. Saran dan masukan kami harapkan agar informasi yang disampaikan semakin akurat dan mudah dipahami masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PWI Madiun Raya, Jumali, menyambut baik kunjungan tersebut.
Ia menilai pertemuan ini menjadi momentum mempererat kemitraan sekaligus memperkuat fungsi pers dalam demokrasi.
“Pertemuan ini sangat baik dalam rangka membangun kemitraan antara insan pers dengan KPU Kota Madiun. Keterbukaan informasi menjadi hal yang sangat penting bagi masyarakat,” katanya.
Jumali menambahkan, media memiliki peran strategis dalam memberikan pendidikan kepemiluan kepada masyarakat melalui pemberitaan yang informatif dan berimbang.
“Ke depan kami siap bersinergi dengan penyelenggara Pemilu dan Pilkada. Pemberitaan yang disajikan media juga merupakan bagian dari pendidikan demokrasi bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kota Madiun juga menyerahkan buku “Pilkada Kota Madiun 2024: Tantangan, Strategi dan Evaluasi” kepada Ketua PWI Madiun Raya.
Buku tersebut memuat pengalaman, tantangan, serta evaluasi penyelenggaraan Pilkada 2024 sebagai bagian dari perjalanan demokrasi di Kota Madiun. (Red/Hms)
Editor: Redaksi
