PC PMII Pacitan 2025–2026 Resmi Dilantik, Tegaskan Peran Mitra Kritis-Solutif Kawal Pembangunan Daerah
Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Pelantikan PC PMII Pacitan 2025–2026. (Dok. Ist) |
GARDAJATIM.COM : Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pacitan masa khidmat 2025–2026 resmi dilantik pada Minggu, 15 Februari 2026, di Goldenstar Parai Beach Resort Telengria, Pacitan.
Pelantikan ini menandai dimulainya kepengurusan baru yang menyatakan komitmen sebagai mitra kritis-solutif dalam mengawal arah pembangunan daerah.
Kepengurusan tersebut dikukuhkan oleh Ketua Bidang Aparatur Pengurus Besar PMII, Moh. Lutfi. Prosesi berlangsung dengan mengusung tema “Nyala Api di Selatan: Arah Baru Menuju Supremasi Gerakan.”
Ketua PC PMII Pacitan, Sunardi, menegaskan organisasi yang dipimpinnya akan memperkuat fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik. Ia menyatakan PMII tetap berdiri sebagai kekuatan moral dan intelektual yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“PMII akan konsisten menjaga fungsi kontrol sosial. Jika arah pembangunan tidak membawa Pacitan menjadi lebih baik, kami siap berdiri di barisan terdepan untuk mengawal dan mengoreksi,” tegas Sunardi.
Menurutnya, supremasi gerakan hanya dapat dicapai jika organisasi solid secara struktur, matang secara ideologi, dan progresif dalam merespons isu publik.
Sunardi menjelaskan, kepengurusan 2025–2026 akan memprioritaskan penguatan kaderisasi, konsolidasi internal, serta pengembangan advokasi digital.
Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar setiap kebijakan berpihak pada masyarakat dan tidak melahirkan ketimpangan.
Ia menegaskan posisi mitra kritis-solutif yang diambil bukan bentuk oposisi tanpa arah, melainkan komitmen memastikan pembangunan berjalan transparan dan akuntabel.
Kritik yang disampaikan akan berbasis kajian, data, dan analisis terukur.
Menurutnya, menjadi mitra kritis berarti berani menyampaikan koreksi terhadap kebijakan yang tidak tepat sasaran.
Sementara menjadi solutif berarti menghadirkan alternatif gagasan, rekomendasi kebijakan, serta ruang dialog yang sehat antara mahasiswa dan pemerintah daerah.
“PMII tidak ingin hanya dikenal sebagai kelompok yang bersuara keras, tetapi juga sebagai organisasi yang mampu menawarkan jalan keluar. Kami ingin memastikan setiap kritik melahirkan perbaikan,” ujarnya.
Ketua Bidang Aparatur PB PMII, Moh. Lutfi, dalam arahannya menyatakan pelantikan merupakan awal tanggung jawab perjuangan, bukan sekadar seremoni.
Ia meminta kepengurusan baru siap bekerja dalam kaderisasi, advokasi, dan pengawalan kebijakan publik.
“Kepengurusan ini harus siap tempur di mana pun baik dalam kaderisasi, advokasi, maupun mengawal kebijakan publik. Supremasi gerakan tidak lahir dari retorika, tetapi dari disiplin organisasi dan konsistensi perjuangan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar PMII Pacitan menjaga independensi dan tetap berpegang pada Nilai Dasar Pergerakan sebagai fondasi ideologis organisasi.
Berdasarkan SK PB PMII Nomor 174.PB-XXI.01.174.A-1.02.2026, susunan Majelis Pembina Cabang (Mabincab) terdiri dari Ketua Septian Dwi Cahyo, S.Pd, serta anggota Agus Salim, S.Pd.I; Sapto Pitoyo, S.Pd; Winaryo, S.Pd., M.E; Rojihan, S.Pd; Yusuf Arifa’i, S.H; Al Ahmadi, S.Pd; Ike Latifah, S.Pd; dan Dita Selvi, S.Pd.
Badan Pengurus Harian dipimpin Sunardi sebagai Ketua, dengan Wakil Ketua I Lutfi Abdul Majid Amin, Wakil Ketua II Irfan Miranda, Wakil Ketua III Imam Khanani, Wakil Ketua IV Fitria Larasat, Wakil Ketua V Aldi Fatkhanudin, dan Wakil Ketua VI Huda Aldyansah.
Posisi Sekretaris dijabat Feri Irawan, didampingi Wakil Sekretaris I Fian Wahyu Pamungkas, Wakil Sekretaris II Widyatama Rifki Alamsyah, Wakil Sekretaris III Khoirul Afif, Wakil Sekretaris IV Ludia Sahara, Wakil Sekretaris V Wakhid, dan Wakil Sekretaris VI Muhammad Afif Fahruzzainuddin. Bendahara dipercayakan kepada Nurul Avita.
Biro Kaderisasi dan Pengembangan Sumber Daya Anggota diisi Imam Sodiqin dan Arsyad Rizaldi Abdilah. Biro Pendidikan dan Profesi dijabat Ira Tri Isnadi dan Musdalifah Arum Amalia.
Sementara Badan Semi Otonom KOPRI PC PMII Pacitan dipimpin Dewi Maya Lutfiani sebagai Ketua, Muslimah Eka Apriliani sebagai Sekretaris, dan Suci Rokhaniah sebagai Bendahara. (@Acr)
Sebelumnya
...
