-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●MARHABAN YAA RAMADAN - 1447 HIJRIAH●

Perluas Lini Bisnis di Ponorogo, PUDAM Tirto Katong Garap AMDK untuk Dorong PAD 2026

Plt Direktur PUDAM Tirto Katong Danan Arher Djunaidi menunjukkan progres pembangunan unit produksi AMDK. (Foto: doc. Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM:
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirto Katong Kabupaten Ponorogo memperluas lini bisnisnya dengan menggarap unit usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Ekspansi ini ditargetkan rampung pada 2026 dan diharapkan menjadi salah satu penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Plt Direktur PUDAM Tirto Katong, Danan Arher Djunaidi, mengatakan progres pembangunan fasilitas produksi AMDK telah mencapai 75 persen.

Menurutnya, tahapan yang masih berjalan meliputi uji laboratorium serta penyelesaian pembangunan gudang dan bagian depan gedung produksi.

“Sekarang progresnya sudah 75 persen. Yang belum itu pekerjaan uji laboratorium dan pembangunan bagian gudang serta bagian depan,” ujar Danan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 23 Februari 2026.

Menurut dia, pengembangan AMDK menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha perusahaan daerah tersebut.

Selama ini, PUDAM Tirto Katong berfokus pada layanan distribusi air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.

"Dengan hadirnya AMDK, perusahaan berupaya memperluas pangsa pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah usaha," ujarnya.
Danan menyebutkan, produk AMDK Tirto Katong nantinya diproyeksikan menjadi komoditas konsumsi di berbagai instansi di wilayah Ponorogo.

Selain itu, pasar ritel dan kebutuhan kegiatan pemerintahan juga menjadi segmen yang dibidik.

Ia menambahkan, kinerja perusahaan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Saat ini, PUDAM Tirto Katong melayani lebih dari 25 ribu pelanggan yang tersebar di 14 kecamatan.

Perluasan jaringan distribusi terus dilakukan untuk meningkatkan cakupan layanan air bersih bagi masyarakat.

Dengan pengembangan unit usaha AMDK tersebut, manajemen berharap kontribusi perusahaan terhadap PAD Kabupaten Ponorogo dapat meningkat pada 2026.

“Kami berupaya agar keberadaan AMDK ini tidak hanya memperkuat layanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah,” kata Danan. (Red)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar