PTSL di Kepuhrubuh Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Administrasi Desa
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Ilustrasi. |
Pemerintah desa bersama warga sepakat memperkuat komunikasi agar program strategis nasional tersebut berjalan optimal dan memberi manfaat luas.
Kepala Desa Kepuhrubuh, Purwanto, mengatakan program PTSL pada dasarnya disambut antusias masyarakat karena memberi kepastian hukum atas kepemilikan tanah.
Ia menyebut kuota yang diterima desa dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) sekitar 400 bidang tanah.
“Kuota dari BPN sekitar 400 bidang. Kami akan terus berkoordinasi terkait jumlah final maupun kesiapan warga dalam melengkapi dokumen,” ujarnya, Kamis 26 Februari 2026.
Menurut Purwanto, dinamika yang sempat muncul di tengah pelaksanaan menjadi bahan pembelajaran bersama.
Pemerintah desa, kata dia, telah membuka ruang dialog dengan warga guna menyamakan persepsi terkait mekanisme dan ketentuan program.
“Masukan dari warga kami terima. Kami sangat terbuka dan berkomitmen membantu masyarakat dalam kepengurusan dokumen agar proses PTSL lancar,” katanya.
Ia menegaskan semangat utama desa adalah mendukung penuh program pemerintah pusat agar administrasi pertanahan warga semakin tertib dan rapi.
“Semangat kita menyambut gembira adanya program pemerintah, dengan harapan adanya PTSL ini dokumen kepemilikan maupun administrasi atas tanah warga semakin tertib dan baik,” jelasnya.
Program PTSL sendiri dirancang untuk mempercepat sertifikasi tanah masyarakat secara serentak. Di Desa Kepuhrubuh, pelaksanaannya diharapkan tidak hanya menghasilkan sertifikat, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya tertib administrasi dan transparansi pelayanan publik di tingkat desa. (Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
