-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●MARHABAN YAA RAMADAN - 1447 HIJRIAH●

Safari Ramadhan Dimulai, Camat Sambit Ingatkan Bahaya Judol dan Balon Udara

Safari Ramadhan Pemerintah Kecamatan Sambit di Masjid Ar Rahmah Desa Bangsalan. (Foto: Mega)
GARDAJATIM.COM:
Pemerintah Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo memulai rangkaian Safari Ramadhan 2026 dengan mengunjungi Masjid Ar Rahmah, Desa Bangsalan, Senin, 23 Februari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Camat Sambit mengingatkan masyarakat agar mewaspadai praktik judi online dan tradisi balon udara yang disertai petasan atau mercon karena berpotensi membahayakan keselamatan.

Camat Sambit, Boby Aji Antoni Andy Charolli, mengatakan bulan suci Ramadhan harus menjadi momentum pembinaan diri dan penguatan nilai keagamaan, bukan justru diwarnai aktivitas yang merugikan.

“Kami mengimbau para orang tua, khususnya ibu-ibu, untuk lebih sering memantau penggunaan telepon genggam anak-anaknya. Jangan sampai terjerumus pada judi online, togel, dan sejenisnya,” ujar Boby dalam sambutannya.

Ia juga menyoroti fenomena balon udara yang dipasangi mercon. Menurut dia, selain melanggar aturan, praktik tersebut berisiko memicu kebakaran dan mengganggu keamanan lingkungan.

Camat meminta masyarakat tidak menerbangkan balon udara berpetasan selama Ramadhan.

Selain itu, Boby mengingatkan para pemuda agar tidak melakukan perang sarung yang kerap memicu keributan. Pengurus masjid juga diminta meningkatkan kewaspadaan dengan mengamankan kotak amal dan memasang kamera pengawas (CCTV) guna mencegah tindak pencurian.

“Terima kasih atas sambutan hangat di Masjid Ar Rahmah ini. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” kata dia.

Safari Ramadhan Kecamatan Sambit dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Setelah di Desa Bangsalan, kegiatan berlanjut pada Selasa, 24 Februari 2026, di Masjid Baitul Mukhlisin, Desa Nglewan, dan ditutup pada Rabu, 25 Februari 2026, di Masjid Besar Tamansari, Sambit.

Kegiatan tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Sambit, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. 

Tausiyah dalam Safari Ramadhan kali ini disampaikan oleh Ketua MUI Kecamatan Sambit, Marsim.

Ia menekankan bahwa Ramadhan merupakan bulan pembinaan diri, peningkatan kualitas ibadah, dan momentum memperkuat kepedulian sosial.

Pemerintah Kecamatan Sambit berharap Safari Ramadhan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci. (Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar