![]() |
| Kepala Rutan Ponorogo dan jajaran sedang mengikuti sosialisasi secara virtual di ruang rapat. |
GARDAJATIM.COM: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo mengikuti kegiatan sosialisasi pembangunan dan evaluasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) secara virtual, Selasa (31/3).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ini diikuti oleh Kepala Rutan Ponorogo, jajaran tim Zona Integritas, serta para ketua kelompok kerja (pokja) dan anggota. Seluruh peserta mengikuti jalannya kegiatan dari ruang sekretariat dengan penuh perhatian.
Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman satuan kerja terkait pembangunan dan evaluasi Zona Integritas, sekaligus mendorong terciptanya birokrasi yang bersih dari praktik korupsi dan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan Inspektur Jenderal, pemaparan strategi pembangunan ZI, hingga sesi diskusi interaktif.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya komitmen bersama dalam memenuhi indikator penilaian WBK/WBBM, termasuk peningkatan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas layanan kepada masyarakat.
Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen internal.
Ia menyebut, pemahaman yang lebih komprehensif terkait indikator penilaian akan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.
“Melalui sosialisasi ini, kami semakin memahami langkah strategis dalam pembangunan Zona Integritas. Komitmen kami jelas, menghadirkan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujarnya.
Dengan mengikuti kegiatan ini, Rutan Ponorogo diharapkan mampu mengoptimalkan pembangunan Zona Integritas secara berkelanjutan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani. (Hms/Red)
