Lebaran Ketupat di Ponorogo, Warisan Budaya yang Tetap Hidup

Anyaman ketupat dari janur menjadi simbol “ngaku lepat”. (Foto: doc. Gardajatim.com)

GARDAJATIM.COM:
 Tradisi Lebaran Ketupat di Ponorogo kembali digelar oleh masyarakat pada hari ketujuh setelah Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Perayaan yang dikenal dengan sebutan “kupatan” ini menjadi bagian penting dari warisan budaya yang hingga kini tetap lestari di tengah perubahan zaman.

Sejak pagi hari, warga di berbagai desa mulai menyiapkan ketupat dari anyaman janur yang kemudian diisi beras dan dimasak hingga matang.

Hidangan tersebut disajikan bersama menu khas seperti opor ayam, sayur lodeh, dan sambal goreng, menjadi sajian utama dalam perayaan kupatan.

Lebaran Ketupat tidak hanya sekadar tradisi kuliner, tetapi juga sarat makna filosofis. Dalam budaya Jawa, ketupat dimaknai sebagai simbol pengakuan kesalahan atau “ngaku lepat”, yang merefleksikan semangat saling memaafkan antar sesama setelah Idul Fitri.

Di beberapa wilayah, tradisi ini dilengkapi dengan doa bersama hingga kenduri sebagai bentuk rasa syukur.

Tokoh masyarakat setempat menyebut, tradisi Lebaran Ketupat tetap bertahan karena adanya peran keluarga dan lingkungan dalam mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Meski modernisasi terus berkembang, masyarakat Ponorogo dinilai masih memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga tradisi leluhur.

Lebaran Ketupat di Ponorogo pun menjadi cerminan bahwa budaya lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Di balik kesederhanaannya, tradisi ini terus hidup sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, dan kearifan lokal yang mengakar kuat di tengah masyarakat. (*)
Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Lebaran Ketupat di Ponorogo, Warisan Budaya yang Tetap Hidup
  • Lebaran Ketupat di Ponorogo, Warisan Budaya yang Tetap Hidup
  • Lebaran Ketupat di Ponorogo, Warisan Budaya yang Tetap Hidup
  • Lebaran Ketupat di Ponorogo, Warisan Budaya yang Tetap Hidup
  • Lebaran Ketupat di Ponorogo, Warisan Budaya yang Tetap Hidup
  • Lebaran Ketupat di Ponorogo, Warisan Budaya yang Tetap Hidup
Posting Komentar