Program MBG Picu Pasar Pikap Bergairah, Penjualan Carry Suzuki Melejit

Suzuki Carry Pick Up. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM:
Penjualan kendaraan niaga di Jawa Timur mulai menunjukkan geliat positif pada awal 2026. Salah satu pendorongnya datang dari meningkatnya kebutuhan kendaraan distribusi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang membuat pasar mobil pikap kembali bergairah.

Di tengah tren tersebut, model Suzuki Carry Pick Up menjadi tulang punggung penjualan Suzuki di segmen kendaraan niaga.

Senior Area Manager UMC Suzuki, Suwandojo Hartono mengatakan, permintaan terhadap kendaraan pikap meningkat signifikan dalam dua bulan pertama 2026. 

Tingginya kebutuhan kendaraan operasional untuk distribusi MBG menjadi salah satu faktor yang memicu lonjakan tersebut.

“Backbone Suzuki sampai Januari–Februari ini masih berada di pick up Carry. Permintaannya sangat tinggi sekali,” ujar Suwandojo, seperti dilansir dari otojatim.com,  Jumat (6/3/2026).

Menurut dia, tingginya permintaan bahkan sempat membuat pasokan unit tidak mampu mengejar kebutuhan pasar. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Jawa Timur, tetapi juga di sejumlah wilayah lain di Indonesia.

“Permintaannya luar biasa sampai supply kami kewalahan. Ini tidak hanya terjadi di Jawa Timur, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Fenomena serupa juga terlihat di jaringan dealer UMC Suzuki Jawa Timur. Area Sales Manager UMC Suzuki Jatim, Wiyarso Adiwibowo, menyebut program MBG memberi dampak langsung pada peningkatan penjualan kendaraan niaga.

“Penjualan kendaraan niaga kita terdongkrak dengan adanya program MBG ini,” ujarnya.

Sebelum program MBG berjalan, penjualan Carry Pick Up di wilayah Jawa Timur berkisar antara 140 hingga 150 unit per bulan.

Namun setelah distribusi program tersebut berlangsung di berbagai daerah, angka penjualan meningkat cukup tajam.

“Sebelum adanya program MBG penjualan Carry Pick Up kisaran 140–150 unit per bulan. Setelah berjalannya program MBG penjualan Carry Pick Up sempat di 240 unit,” kata Wiyarso.

Menariknya, pola pembelian kendaraan ini juga relatif seimbang. Konsumen yang membeli secara tunai hampir sama banyaknya dengan pembeli yang memanfaatkan fasilitas kredit.

“Pembelian dengan cash juga banyak. Hampir seimbang antara yang tunai dan kredit,” tambahnya.

Sebagai kendaraan kerja, Suzuki Carry Pick Up memang dikenal tangguh di kelasnya. Mobil ini mampu mengangkut muatan hingga sekitar satu ton dengan kabin yang cukup luas untuk tiga penumpang.

Model New Carry Pick Up juga tersedia dalam beberapa varian, mulai dari Flat Deck, Flat Deck AC/PS, Wide Deck, hingga Wide Deck AC/PS.

Varian Flat Deck umumnya digunakan untuk kebutuhan angkut barang umum, sedangkan Wide Deck banyak dipilih pelaku usaha ekspedisi dan distribusi.

Dari sisi mesin, kendaraan ini menggunakan mesin bensin K15B-C berkapasitas 1,5 liter yang mampu menghasilkan tenaga 97 PS pada 5.600 rpm dengan torsi puncak 135 Nm pada 4.400 rpm.

Selain tenaga yang memadai, efisiensi bahan bakar juga menjadi salah satu alasan kendaraan ini diminati pelaku usaha.

Mobil ini juga dilengkapi fitur sistem start-stop untuk membantu penghematan bahan bakar serta immobilizer guna meningkatkan keamanan kendaraan.

Biaya perawatan yang relatif terjangkau menjadi faktor lain yang mendorong minat konsumen. Produsen juga memberikan garansi hingga tiga tahun atau 100 ribu kilometer.

Sementara itu, pasar otomotif Jawa Timur sempat mengalami penurunan sepanjang 2025. Total penjualan mobil tercatat sekitar 68.457 unit, lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai 87.666 unit.

Namun menjelang akhir tahun lalu, pasar mulai menunjukkan tanda pemulihan. Penjualan mobil di Jawa Timur pada November 2025 tercatat 5.972 unit dan meningkat menjadi sekitar 7.000 unit pada Desember.

Memasuki 2026, Suzuki menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, dinamika ekonomi global tetap menjadi faktor yang terus dipantau.

“Kalau situasi global memanas biasanya orang lebih memilih menyimpan uang. Tapi kami tetap berusaha menjaga pasar dengan berbagai program penjualan,” ujar Suwandojo.

Menjelang Ramadan, perusahaan juga menyiapkan sejumlah program promosi, termasuk kegiatan customer gathering dan test drive, untuk menjaga momentum penjualan tetap bergerak. (Red)

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Program MBG Picu Pasar Pikap Bergairah, Penjualan Carry Suzuki Melejit
  • Program MBG Picu Pasar Pikap Bergairah, Penjualan Carry Suzuki Melejit
  • Program MBG Picu Pasar Pikap Bergairah, Penjualan Carry Suzuki Melejit
  • Program MBG Picu Pasar Pikap Bergairah, Penjualan Carry Suzuki Melejit
  • Program MBG Picu Pasar Pikap Bergairah, Penjualan Carry Suzuki Melejit
  • Program MBG Picu Pasar Pikap Bergairah, Penjualan Carry Suzuki Melejit
Posting Komentar
Tutup Iklan