![]() |
| Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo bersama guru lain membagikan takjil kepada pengendara yang melintas. (Foto: doc. Gardajatim.com) |
GARDAJATIM.COM: SMK PGRI 2 Ponorogo menggelar kegiatan sosial bertajuk Sterida Berbagi dengan membagikan 1.200 paket takjil kepada pengguna jalan di depan sekolah setempat, Senin, 16 Maret 2026.
Kegiatan yang melibatkan siswa OSIS ini menjadi bagian dari rangkaian aktivitas Ramadan di lingkungan sekolah.
Menjelang waktu berbuka puasa, para siswa terlihat membagikan takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.
Aksi berbagi ini pun disambut antusias masyarakat yang menerima paket makanan berbuka tersebut.
Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Agus Pariadi mengatakan, kegiatan berbagi takjil merupakan agenda rutin yang digelar setiap Ramadan.
Ia menjelasakan, rangkaian kegiatan selama Ramadan ditutup dengan pembagian takjil serta hiburan live musik yang menampilkan guru, karyawan, dan siswa.
“Ini agenda rutin setiap tahun dan ditutup dengan pembagian takjil. Tahun lalu kami membagikan 1.000 takjil, tahun ini meningkat menjadi 1.200 paket,” kata Agus.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial.
![]() |
| Siswa SMK PGRI 2 Ponorogo membagikan takjil kepada pengendara yang melintas di depan sekolah. |
Para siswa yang tergabung dalam OSIS dilibatkan langsung sebagai panitia kegiatan. Selain pembagian takjil, sekolah juga menggelar berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan, salah satunya salat tarawih berjamaah di lingkungan sekolah.
“Selama Ramadan kami melaksanakan salat tarawih berjamaah selama 20 hari. Setiap harinya diikuti delapan kelas secara bergiliran,” ujarnya.
Tidak hanya itu, sebelumnya SMK PGRI 2 Ponorogo juga telah menyalurkan zakat fitrah siswa sekitar 8,9 ton beras kepada masyarakat. Zakat tersebut dibagikan di enam titik penerima manfaat.
Sebagian zakat diberikan kepada siswa yatim piatu yang bersekolah di SMK PGRI 2 Ponorogo serta warga sekitar sekolah di lima RT.
Sementara tiga titik lainnya berada di luar wilayah sekolah, yakni Desa Banaran, Desa Bekiring, dan Desa Munggung di Kecamatan Pulung, masing-masing menerima sekitar 400 paket.
![]() |
| Edi Priyono saat membuka langsung kegiatan bagi takjil. |
Agus mengatakan, penyaluran zakat tersebut dilakukan secara bergiliran ke berbagai wilayah karena kegiatan serupa sempat vakum selama hampir empat tahun.
“Dulu terakhir di Kecamatan Mlarak. Sekarang kami geser ke wilayah utara, dan Insyaallah tahun depan mungkin bisa bergeser lagi ke Kecamatan Jenangan atau Ngebel,” katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Edi Priyono mengatakan, kegiatan Sterida Berbagi merupakan program kerja OSIS tahun ajaran 2025–2026 yang bertujuan menumbuhkan nilai keimanan sekaligus kepedulian sosial siswa.
“Kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk menguatkan iman sekaligus menanamkan karakter berbagi kepada sesama,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut serta meminta maaf apabila kegiatan pembagian takjil sempat mengganggu arus lalu lintas di depan sekolah.
Di sisi lain, sebelumnya pihak sekolah bersama kepolisian dari Polsek Babadan juga mengimbau para pelajar agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif selama Ramadan, seperti perang sarung diwaktu sahur, pembuatan petasan, maupun balon udara yang berbahaya. (Red)


