457 Jamaah Haji Kabupaten Madiun Berangkat, 10 Bus Dilepas Bupati
GARDAJATIM.COM: Sebanyak 457 jamaah haji asal Kabupaten Madiun diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya dalam prosesi di Pendopo Ronggo Djoemeno, Senin (27/4/2026). 
Bupati Madiun mengibarkan bendera sebagai tanda pemberangkatan jamaah haji menuju Tanah Suci. (Foto: Mah)
Pemberangkatan dilakukan menggunakan 10 bus yang dilepas langsung oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 449 orang merupakan jamaah porsi berangkat, tiga orang Petugas Haji Daerah (PHD), empat orang jamaah cadangan yang naik porsi berangkat, serta satu jamaah yang sempat mutasi namun kembali ke Jawa Timur karena visa terbit di wilayah tersebut.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Kami berharap jamaah berangkat sehat, pulang sehat, bisa menjalankan ibadah dengan lancar, istiqomah, dan kembali dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya usai pelepasan.
Ia juga menitipkan doa kepada para jamaah agar turut mendoakan Kabupaten Madiun selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, Makkah merupakan tempat yang mustajab untuk berdoa.
“Kami berharap doa-doa dari seluruh jamaah bisa membawa Kabupaten Madiun menjadi daerah yang lebih baik dan sejahtera,” katanya.
Selain itu, Pemkab Madiun memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ibadah haji, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan jamaah.
Fasilitasi tersebut mencakup transportasi, pendampingan, hingga layanan kesehatan.
“Dari berangkat sampai pulang akan kita fasilitasi. Termasuk pendampingan kesehatan dan dukungan obat-obatan agar jamaah tetap dalam kondisi baik,” jelasnya.
Tercatat, sebanyak 42 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Madiun turut berangkat dan akan membantu mendampingi jamaah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, H. Bisri Mustofa, sebelumnya melaporkan bahwa total jamaah mencapai 457 orang yang telah dinyatakan sehat dan siap berangkat setelah menjalani pembinaan dan manasik haji.
Mayoritas jamaah dijadwalkan berangkat pada gelombang pertama dan tergabung dalam kloter 24 dan 25, sementara sebagian lainnya masuk kloter berikutnya. (@Mah)