-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Dapur MBG Ngumpul–Balong Mendadak Ajukan Tutup, Ada Apa di Baliknya?

Ilustrasi Aktivitas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Ngumpul–Balong, Ponorogo. (Foto: AI)
GARDAJATIM.COM:
Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Ngumpul–Balong, Kabupaten Ponorogo, mengajukan penghentian operasional sementara. Keputusan ini diambil di tengah sorotan publik terkait dugaan pelanggaran dalam pengelolaan fasilitas tersebut.

Koordinator Wilayah SPPI MBG Kabupaten Ponorogo, Shiella, mengatakan pengajuan penghentian operasional telah disampaikan sejak 20 April 2026.

Saat ini, pihaknya masih menunggu persetujuan resmi dari Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Izin dari SPPG Ngumpul untuk penghentian operasional sementara sudah diajukan guna keperluan renovasi dan pembenahan. Kami masih menunggu surat resmi dari BGN,” kata Shiella saat dikonfirmasi, Selasa, 21 April 2026.

Langkah tersebut menyusul laporan Dewan Pimpinan Cabang Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) yang sebelumnya menyoroti sejumlah persoalan di dapur MBG itu.

FAAM menilai terdapat masalah dalam pengelolaan limbah, saluran instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga kondisi fasilitas yang dinilai belum memenuhi standar.

Selain itu, aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian. Kondisi lantai yang licin disebut berpotensi membahayakan pekerja.

FAAM telah mengajukan permohonan audit dan verifikasi ulang serta mendorong adanya tindakan tegas terhadap operasional SPPG tersebut.

Di tengah tekanan tersebut, pengelola memilih langkah korektif dengan menghentikan sementara kegiatan operasional.

Keputusan ini dinilai sebagai upaya memperbaiki sistem secara menyeluruh tanpa menunggu sanksi administratif.

Penghentian sementara diharapkan menjadi momentum evaluasi terhadap standar pengelolaan dapur MBG, terutama terkait keamanan pangan dan keselamatan kerja. (Fjr/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar