DLH Kabupaten Madiun Perkuat Pembinaan Bank Sampah Desa Dagangan Jelang Lomba Provinsi
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Sosialisasi DLH Kabupaten Madiun di Desa Dagangan. (Dok. Ist) |
GARDAJATIM.COM : Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun meningkatkan pembinaan pengelolaan bank sampah di Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Lomba Desa Bersih kategori madya tingkat provinsi.
Penguatan ini dilakukan melalui kunjungan ke kementerian bersama DLH yang difokuskan pada evaluasi administrasi dan peningkatan kapasitas kader.
“Kunjungan ke kementerian bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun ini menjadi bagian dari pembinaan kader bank sampah sekaligus evaluasi administrasi dalam menghadapi lomba desa bersih tingkat provinsi,” ujar Kepala Desa Dagangan, Rudi, Jumat (3/4/2026).
Langkah tersebut sekaligus memastikan sistem pengelolaan sampah di tingkat desa berjalan optimal dan sesuai indikator penilaian.
Pembinaan juga mencakup evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola bank sampah yang telah berjalan di masing-masing dusun.
Di Desa Dagangan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat telah berkembang di empat dusun melalui unit bank sampah aktif.
Unit tersebut meliputi Bank Sampah Mentari di Dusun Dagangan, Bank Sampah Pelangi di Dusun Sawahan, Bank Sampah Mawar di Dusun Panggung, serta Bank Sampah Melati di Dusun Pintu.
“Melalui pengelolaan ini, volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat ditekan, sekaligus memberi nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat,” lanjut Rudi.
Capaian positif sebelumnya diraih Bank Sampah Mentari yang menempati peringkat kedua pada lomba tingkat kabupaten tahun 2025.
Tahun ini, tiga unit diproyeksikan mewakili desa ke tingkat provinsi, yakni Pelangi, Melati, dan Mentari.
Program ini juga mendorong pemberdayaan warga, khususnya kelompok ibu-ibu yang aktif dalam kegiatan pemilahan dan pengolahan sampah. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor kunci keberlanjutan program di tingkat desa.
Untuk memperluas edukasi, pemerintah desa turut menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah melalui nota kesepahaman (MoU).
Kolaborasi ini diarahkan untuk menanamkan kesadaran pengelolaan sampah sejak dini serta memperkuat budaya lingkungan di kalangan pelajar. (@Ton)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
