Guyub Rukun Warnai Halal Bihalal SH Terate di Karangan Badegan
Fajar Setiawan
... menit baca
![]() |
| Momen saling memaafkan mewarnai halal bihalal warga SH Terate di Karangan Badegan, Ponorogo. (Foto: Ryno) |
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB itu berlangsung di kediaman Imam Sholihin, salah satu warga PSHT setempat.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Ketua PSHT Ranting Badegan Didik Suyanyo beserta jajaran pengurus, warga PSHT Rayon Karangan, para sesepuh desa, Kepala Desa Karangan Pujianto, serta perangkat desa dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka memperkuat nuansa silaturahmi lintas elemen masyarakat.
Acara diisi dengan tausiah oleh Ustadz Syaeffudin Zuhri yang menekankan pentingnya menjaga keimanan, mempererat tali persaudaraan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan.
Pesan itu menjadi pengingat agar nilai-nilai spiritual tetap menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua PSHT Rayon Karangan Riyadi yang akrab disapa Soldo mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persaudaraan dan kerukunan.
Ia menyebut, Rayon Karangan yang terdiri dari empat subrayon Pohsawit, Ndilem, Tunggur, dan Jaten telah bersepakat menjadikan halal bihalal sebagai agenda rutin setiap Idul Fitri dengan sistem tuan rumah bergilir.
“Momentum ini penting untuk memperkuat solidaritas agar warga tetap guyub rukun dan solid,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PSHT Ranting Badegan Didik Suyanyo menilai halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan sarana memperkuat keimanan dan kebersamaan.
Ia mendorong warga PSHT menjadi teladan dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat.
“Kita jadikan ini sebagai upaya meningkatkan keimanan sekaligus menjaga kerukunan demi memayu hayuning bawono,” kata Didik.
Kepala Desa Karangan Pujianto mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengingatkan bahwa desa itu memiliki beragam organisasi pencak silat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Bela Diri dan Pencak Silat.
Karena itu, ia berharap silaturahmi antarorganisasi tetap terjaga guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari swadaya warga PSHT Rayon Karangan. Partisipasi itu dinilai menjadi cerminan kuatnya solidaritas internal.
Di penghujung acara, warga saling bersalaman dalam suasana haru. Hujan ringan yang sempat turun tidak mengurangi antusiasme peserta yang tetap mengikuti kegiatan hingga selesai.
Kegiatan ini menjadi penanda bahwa nilai persaudaraan dan kekompakan masih terpelihara di lingkungan PSHT Rayon Karangan, sekaligus memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat desa.
Penulis: Ryno Humas PSHT Ranting Badegan
Editor: Redaksi
Sebelumnya
...


