Nyaris Disikat! Jambret Gagal Gondol Rp60 Juta Milik Pedagang Jagung di Ponorogo
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Petugas kepolisian melakukan olah TKP usai percobaan penjambretan di jalur Bungkal–Ngrayun, Ponorogo. |
Pelaku gagal membawa kabur uang tunai sekitar Rp60 juta setelah korban mempertahankan tas miliknya.
Peristiwa itu menimpa Sugi Tuti, 60 tahun, warga Dukuh Kalisat Tengah. Insiden terjadi sekitar pukul 05.20 WIB di pinggir jalan raya saat korban hendak membeli jagung dari petani setempat.
Menurut laporan kepolisian, korban tiba di lokasi sekitar pukul 05.15 WIB bersama sopirnya, Agus Santoso. Setelah diturunkan bersama timbangan, sopir memarkir truk sekitar 20 meter di sebelah utara lokasi kejadian.
Tak lama berselang, seorang pelaku tak dikenal mencoba merampas tas selempang milik korban yang berisi uang tunai sekitar Rp60 juta.
Korban berteriak meminta tolong sambil mempertahankan tasnya. Saksi Karim, yang berada di dalam mobil di sekitar lokasi, mendengar teriakan tersebut dan segera bergegas turun untuk menolong.
Saat itu, korban dalam posisi tengkurap namun tetap memegang erat tasnya sehingga pelaku gagal mengambil uang tersebut.
Pelaku kemudian melarikan diri ke arah selatan menggunakan sepeda motor yang telah diparkir tidak jauh dari lokasi. Upaya pengejaran sempat dilakukan saksi, namun pelaku berhasil kabur.
Sejumlah warga yang mendengar teriakan korban, termasuk sopir korban, turut mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan. Dalam kejadian ini, korban tidak mengalami luka-luka maupun kerugian material.
Kapolsek Bungkal AKP H.M. Anwar Fatoni mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian, memeriksa korban dan saksi, serta melakukan penyelidikan awal.
Polisi juga tengah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang jalur Bungkal–Ngrayun untuk mengidentifikasi pelaku.
“Pelaku diduga menggunakan sepeda motor Vario berwarna merah, mengenakan jaket hitam, celana pendek, dan masker putih,” kata Fatoni.
Polisi kini berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polres Ponorogo guna mempercepat pengungkapan kasus tersebut. Korban diketahui merupakan tengkulak jagung yang rutin datang ke Pasar Bungkal setiap hari pasaran untuk melakukan transaksi pembelian. (Fjr/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
