-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Rampung Lebih Awal, Bulog Madiun Salurkan 2,2 Juta Kg Bantuan Pangan untuk 110.124 Warga

Mencapai 100 Persen Bantuan Pangan di Kabupaten Madiun Rampung disalurkan. (Foto: Mah)
GARDAJATIM.COM: Perum Bulog Kantor Cabang Madiun menuntaskan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 di Kabupaten Madiun lebih awal dari target. 

Sebanyak 2,2 juta kilogram beras telah disalurkan kepada 110.124 penerima manfaat.

Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog Madiun, Willy Adi Purba, mengatakan penyaluran telah mencapai 100 persen setelah sebelumnya berada di angka 93,53 persen. 

Tahap akhir dilakukan secara serentak di Kecamatan Saradan, Kamis (23/4/2026).

“Per kemarin (22/4) progres sudah 93,53 persen dan hari ini menjadi penuntasan penyaluran. Setelah ini insyaallah mencapai 100 persen untuk Kabupaten Madiun,” ujarnya saat monitoring dan evaluasi di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan.

Selain beras, bantuan juga mencakup 440.496 liter minyak goreng yang disalurkan kepada masyarakat. 

Penyaluran kali ini mencakup dua alokasi sekaligus, yakni Februari dan Maret, dengan masing-masing penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Jumlah penerima pada penyaluran kali ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. 

Meski demikian, distribusi tetap dapat diselesaikan lebih cepat dari batas waktu yang ditetapkan pemerintah pusat hingga Mei 2026.

Di Kecamatan Saradan, bantuan disalurkan kepada 14.470 penerima dengan total 289.400 kilogram beras dan 57.880 liter minyak goreng. 

Monitoring dilakukan di Desa Bajulan sebagai salah satu titik distribusi, dengan 525 penerima manfaat.

“Harapannya program ini sangat bermakna bagi masyarakat, terutama yang level kemiskinannya di bawah dan menengah. Apalagi di tengah kenaikan harga, bantuan ini bisa membantu dan meringankan beban mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok. 

“Kalau bantuan ini tidak dijual dan dimanfaatkan sendiri, masyarakat tidak perlu beli di pasar,sehingga harga bisa lebih stabil” Pungkasnya. (Mah)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar