RSUD dr. Iskak Jadi Rujukan Nasional, RSUD Lanto Dg. Pasewang Belajar Tata Kelola dan Keuangan
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Kaji Tiru Tim RSUD Lanto Dg. Pasewang di RSUD dr. Iskak. (Dok. Eka) |
GARDAJATIM.COM : Komitmen kuat dalam menjaga standar layanan kesehatan kembali mengantarkan RSUD dr. Iskak menjadi rujukan pembelajaran bagi rumah sakit daerah lain di Indonesia.
Terbaru, RSUD Lanto Dg. Pasewang melakukan kaji tiru pada Jumat (10/04/2026) guna mendalami sistem tata kelola pelayanan dan keuangan rumah sakit.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Direktur RSUD Lanto Dg. Pasewang, dr. St. Pasriany, disambut jajaran manajemen RSUD dr. Iskak di Ruang Auditorium IDIK lantai 2.
Penyambutan dilakukan oleh Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Iskak, dr. Moch. Ravi Tanwirul Afkara, bersama direksi dan civitas hospitalia.
Dalam sambutannya, dr. Ravi menegaskan bahwa kolaborasi antar rumah sakit menjadi kunci penting dalam menjawab tantangan layanan kesehatan yang semakin kompleks.
Ia menilai, kaji tiru bukan sekadar kunjungan formal, melainkan ruang strategis untuk pertukaran gagasan dan praktik terbaik.
“Kepercayaan ini menjadi kehormatan bagi kami. Kami terbuka untuk berbagi pengalaman terkait sistem yang telah kami jalankan. Ini momentum bersama untuk memperkuat kualitas layanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, forum seperti ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk diskusi mendalam, sehingga dapat mendorong lahirnya inovasi pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada pasien.
Sementara itu, Direktur RSUD Lanto Dg. Pasewang, dr. St. Pasriany, mengungkapkan alasan memilih RSUD dr. Iskak sebagai tujuan kaji tiru.
Menurutnya, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut telah dikenal luas sebagai rujukan dengan sistem manajemen mutu yang kuat serta pengelolaan keuangan yang dinilai unggul.
“Kami melihat RSUD dr. Iskak sebagai model yang tepat untuk dipelajari. Harapannya, banyak hal yang bisa kami adaptasi untuk meningkatkan kualitas layanan di tempat kami,” ujarnya.
Kunjungan ini diikuti puluhan delegasi yang terdiri dari unsur pimpinan, dokter spesialis, hingga pengelola keuangan.
Mereka secara khusus mendalami empat aspek krusial yang menjadi fokus diskusi, yakni tata kelola Komite Mutu, optimalisasi case mix, penerapan clinical pathway berbasis evidence-based medicine, serta kebijakan tarif layanan.
Kaji tiru ini menegaskan posisi RSUD dr. Iskak tidak hanya sebagai rumah sakit rujukan pelayanan, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran manajemen kesehatan yang terus berkembang.
Di tengah tuntutan transformasi sistem kesehatan nasional, langkah kolaboratif semacam ini dinilai menjadi strategi konkret dalam mempercepat peningkatan mutu layanan publik di sektor kesehatan. (@Eka)
Sebelumnya
...

