-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Semangat Kartini di Balik Jeruji: Warga Binaan Rutan Ponorogo Unjuk Kreativitas Bersama Maganghub Kemenaker

Warga binaan perempuan Rutan Ponorogo antusias mengikuti pelatihan kreasi totebag bersama peserta Maganghub Kemenaker.
GARDAJATIM.COM: Semangat emansipasi perempuan yang diwariskan R.A. Kartini terasa hingga di balik jeruji Rumah Tahanan Negara (Rutan) Ponorogo.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, peserta Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menggelar kegiatan pembinaan kreatif bagi warga binaan perempuan, Selasa, 28 April 2026.

Sebanyak 19 warga binaan perempuan mengikuti kegiatan yang berlangsung di ruang kunjungan rutan dengan penuh antusias.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Ibu Kartini sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.

Memasuki sesi inti, para peserta mendapatkan pelatihan pembuatan totebag berbahan kanvas. Mulai dari pengenalan konsep desain hingga teknik pewarnaan, seluruh proses dipandu langsung oleh peserta Maganghub Kemenaker.

Warga binaan kemudian diberi kesempatan untuk menuangkan kreativitas mereka melalui beragam desain dan warna yang mencerminkan ekspresi diri.

Nindi, salah satu peserta Maganghub, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pemberdayaan perempuan, termasuk mereka yang tengah menjalani masa pembinaan.

“Melalui momen Hari Kartini ini, kami ingin berbagi semangat dan keterampilan. Harapannya, kegiatan sederhana seperti kreasi totebag ini bisa menjadi bekal positif, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membuka peluang setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Nindi.

Suasana hangat dan interaktif mewarnai kegiatan tersebut. Para warga binaan tampak aktif berdiskusi dan saling berbagi ide dalam proses pembuatan totebag.

Setelah sesi kreatif, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran film inspiratif berdurasi sekitar 45 menit.

Petugas Pengamanan Blok Wanita Rutan Ponorogo, Handayani, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan oleh peserta Maganghub Kemenaker.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tidak hanya menjadi sarana pembinaan, tetapi juga mampu menumbuhkan kreativitas, kepercayaan diri, serta memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat,” kata dia.

Kegiatan ditutup dengan refleksi singkat, doa bersama, serta dokumentasi. Melalui momentum ini, semangat Kartini diharapkan terus hidup dalam diri setiap perempuan, termasuk warga binaan, untuk tetap berkarya, mandiri, dan menatap masa depan dengan optimisme. (Hms/Red)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar