-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

SMKN 1 Jenangan Borong Emas di LKS Jatim 2026, Kukuhkan Diri di Papan Atas

Kepala SMKN 1 Jenangan Ponorogo, Farida Hanim Handayani di LKS Dikmen Jawa Timur 2026 Surabaya.
GARDAJATIM.COM:
 SMKN 1 Jenangan, Ponorogo, kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Jawa Timur 2026.

Bertanding di Surabaya pada 6–9 April 2026, sekolah ini berhasil meraih empat medali emas dan satu perak, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah vokasi terbaik di Jawa Timur.

Empat medali emas tersebut masing-masing diraih oleh Reza Maulana Fahlefi pada bidang Wall and Floor Tiling, M. Bahrudin Ihsan pada Bricklaying, serta Moh Yesa Ramadaniar pada Motorcycle Maintenance and Repair.

Sementara itu, cabang Mechatronics juga menyumbang emas melalui duet Karan Lazuardi Sang Ajasataru dan Nizar Faisal Hakim.

Adapun satu medali perak diraih oleh Muhammad Azka Brilian Ardhani pada bidang Plumbing and Heating.

Dari total 13 bidang lomba yang diikuti, capaian lima medali ini menjadi indikator kuat bahwa kualitas pendidikan vokasi di Ponorogo mampu bersaing di tingkat provinsi, bahkan berpotensi menembus level nasional.

Para peraih medali emas dipastikan akan mewakili Jawa Timur dalam LKS tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.

Ajang tersebut menjadi panggung lanjutan untuk menguji kompetensi sekaligus membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Momen penyerahan penghargaan kepada siswa SMKN 1 Jenangan Ponorogo pada ajang LKS Dikmen Jawa Timur 2026 di Surabaya.
Kepala SMKN 1 Jenangan, Farida Hanim Handayani, menyampaikan rasa bangga sekaligus haru atas capaian para siswa. Menurut dia, prestasi ini merupakan hasil dari proses pembinaan panjang yang dilakukan secara konsisten.

“Ini bukan sekadar kemenangan, tetapi buah dari kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang berkelanjutan,” kata Farida.

Ia menambahkan, pihak sekolah telah menyiapkan program lanjutan berupa training center (TC) intensif guna mematangkan kemampuan teknis maupun mental bertanding para siswa.

“Mereka akan terus kami dampingi melalui pelatihan lanjutan dan TC. Targetnya jelas, tampil maksimal dan membawa nama Jawa Timur di tingkat nasional,” tutupnya. (Tim/Fjr)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar