-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Wisatawan Inggris Kunjungi Padepokan PSHT, Kenali Silat dan Budaya Madiun

Padepokan PSHT Madiun dikunjungi wisatawan asal Inggris. (Foto: Ist.)

GARDAJATIM.COM: Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menerima kunjungan wisatawan asal Inggris, Charlotte Dorothy Withers, di Padepokan Agung PSHT, Jalan Merak Nomor 10 dan 17, Kota Madiun, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan budaya pencak silat ke kancah internasional.

Dalam kunjungan tersebut, Charlotte dikenalkan dengan pencak silat khas PSHT yang dikenal sebagai salah satu perguruan silat terbesar di Indonesia. 

Ia juga menyaksikan langsung atraksi pencak silat yang menampilkan nilai filosofi, kedisiplinan, serta persaudaraan yang menjadi dasar ajaran PSHT.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. 

Kehadiran wisatawan tersebut turut disambut dengan pertunjukan kesenian Reog Ponorogo yang dibawakan oleh kelompok Reog Satria Krida Tama, menambah kekayaan pengalaman budaya yang ditampilkan kepada tamu mancanegara.

Selain seni bela diri dan pertunjukan budaya, Charlotte juga diperkenalkan dengan potensi lokal melalui produk UMKM di wilayah Nambangan Kidul. 

Ia melihat langsung batik terukir khas daerah tersebut dengan motif teratai, jeruk, dan kenikir yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat setempat.

“Saya sangat terkesan dengan filosofi dan kedisiplinan dalam pencak silat,” ujar Charlotte.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya PSHT dalam mendukung program Pemerintah Kota Madiun untuk mewujudkan visi “Madiun Maju Mendunia”. 

Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), RM. Moerjdoko, mengatakan kunjungan wisatawan mancanegara tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan budaya Madiun ke dunia internasional.

“Hari ini kita didatangi turis dari Inggris yang pada dasarnya ingin mengenal budaya yang ada di Kota Madiun. Untuk itu kita sediakan tempat di padepokan ini. Mereka kita sambut dengan reog, kemudian penampilan pencak silat. Ini sekaligus kita ingin mengenalkan pencak silat kepada masyarakat dunia,” terangnya.

Pengenalan budaya lokal, pelestarian tradisi, serta promosi ke tingkat internasional menjadi langkah konkret yang terus didorong melalui kegiatan serupa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya pencak silat dan kesenian daerah dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat dunia, sekaligus memperkuat citra Kota Madiun sebagai daerah yang kaya akan tradisi dan budaya. (Red)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar