Atika Banowati: Lin Tien Kung Bikin Badan Lebih Fresh dan Nyeri Berkurang
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Hj. Atika Banowati saat mengikuti latber di Alun-Alun Ponorogo. (Foto: Ilustrasi Ai) |
Mereka datang dari berbagai daerah seperti Ponorogo, Magetan, hingga wilayah sekitarnya untuk mengikuti latihan bersama (latber) akbar Senam Lin Tien Kung yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Kegiatan itu bukan sekadar ajang olahraga massal. Lebih dari itu, latber menjadi ruang kebersamaan lintas usia yang menghadirkan semangat hidup sehat melalui gerakan terapi tubuh yang kini semakin populer di kalangan masyarakat, khususnya usia senior.
Di antara ribuan peserta yang hadir, tampak anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Golkar, Hj. Atika Banowati.
Kehadirannya menarik perhatian peserta lantaran ia ikut membaur dan mengikuti gerakan senam bersama masyarakat sejak pagi hari.
Atika mengaku merasakan langsung manfaat dari Senam Lin Tien Kung setelah rutin mengikutinya. Menurutnya, olahraga terapi tersebut sangat membantu menjaga kebugaran tubuh, terutama bagi kalangan usia di atas 50 tahun.
“Lin Tien Kung adalah terapi olah tubuh yang sangat bermanfaat, terutama bagi kaum senior. Gerakannya mampu mengurangi pegal-pegal dan membuat tubuh menjadi lebih bugar,” ujar Atika usai kegiatan.
Ia menuturkan, sebelum mengikuti senam secara rutin, dirinya kerap mengalami nyeri pada bagian pinggang dan lutut saat bangun pagi. Namun perlahan keluhan itu mulai berkurang.
“Sebelum ikut, setiap bangun pagi pinggang terasa sakit, lutut juga sering linu. Tapi setelah rutin senam, rasa ngilu itu berkurang bahkan hilang. Yang pasti, badan terasa lebih fresh,” katanya.
Tak hanya memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik, Atika juga menilai Senam Lin Tien Kung memiliki nilai sosial yang kuat. Menurut dia, kegiatan semacam ini mampu mempererat hubungan antarmasyarakat melalui interaksi yang hangat dan penuh semangat.
“Yang tidak kalah penting, kita jadi punya banyak teman baru. Suasananya menyenangkan,” tambahnya.
Latber akbar tersebut turut dihadiri Koordinator Senam Lin Tien Kung Bumi Reog, Luhur Karsanto, serta Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Sugiarto, bersama sejumlah tamu undangan lainnya.
Besarnya antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini menjadi gambaran bahwa olahraga berbasis terapi semakin mendapat tempat di tengah masyarakat.
Dengan gerakan yang ringan dan mudah diikuti, Senam Lin Tien Kung dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan aktivitas fisik yang sederhana namun berdampak besar terhadap kesehatan dan kualitas hidup. (Fjr)
Sebelumnya
...
