-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

BRI Ponorogo Edukasi Masyarakat Manfaatkan BRImo untuk Transaksi Aman dan Praktis

Petugas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Ponorogo memberikan edukasi kepada nasabah terkait penggunaan aplikasi BRImo. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Ponorogo terus mendorong transformasi digital sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui pemanfaatan super apps BRImo yang menghadirkan berbagai kemudahan transaksi perbankan dalam satu aplikasi.

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital, penggunaan BRImo di wilayah kerja BRI Ponorogo terus menunjukkan tren positif.

Hingga periode Mei 2026, jumlah pengguna BRImo di wilayah kerja BRI Ponorogo mencapai 190.460 user pengguna dengan volume transaksi rata-rata per hari sebesar Rp. 2.959.822.136.

Pemimpin BRI Ponorogo, Febrian Aditya Rachman mengatakan, bahwa BRImo hadir sebagai solusi perbankan digital yang memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan secara mudah, cepat, dan aman tanpa harus datang ke kantor cabang.

"BRImo merupakan wujud komitmen BRI dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui BRImo, nasabah dapat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan hanya melalui satu aplikasi," ujar Febrian Aditya Rachman, Minggu, 31 Mei 2026.

Melalui BRImo, nasabah dapat menikmati berbagai layanan seperti transfer antar rekening, pembayaran tagihan, pembelian pulsa dan paket data, pembayaran menggunakan QRIS, top up dompet digital, pembukaan rekening secara online, investasi, hingga berbagai layanan finansial lainnya.

Selain menghadirkan kemudahan transaksi, BRI juga terus mengedukasi masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan data perbankan dalam bertransaksi secara digital.

"Kemudahan transaksi digital harus diimbangi dengan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus kejahatan siber. Oleh karena itu, kami terus mengingatkan nasabah untuk menjaga kerahasiaan data perbankan dan hanya menggunakan saluran resmi BRI," tambah Febrian.

BRI mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan informasi rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengatasnamakan BRI.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak mengakses tautan yang tidak jelas sumbernya serta tidak mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak resmi.

BRI menegaskan bahwa tidak pernah meminta data rahasia perbankan melalui telepon, pesan singkat, media sosial, maupun aplikasi percakapan.

"Kami mengajak masyarakat untuk semakin cerdas dalam memanfaatkan layanan digital. Dengan penggunaan BRImo yang bijak dan aman, masyarakat dapat menikmati kemudahan transaksi sekaligus terlindungi dari berbagai potensi kejahatan digital," tutupnya.

BRI akan terus berkomitmen menghadirkan layanan digital yang inovatif, aman, dan mudah digunakan guna mendukung percepatan transformasi digital serta peningkatan inklusi keuangan di Indonesia. (Rls/Fjr)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar