Dari DPRD ke Kursi Bupati, Perjalanan Politik Citra Pitriyami
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Citra Pitriyami Bupati Pangandaran saat mengahadiri Hari Buruh 2026. |
Ia dikenal dengan gaya komunikasi yang lugas, aktif turun ke lapangan, dan dekat dengan masyarakat melalui media sosial.
Citra Pitriyami lahir di Ciamis, Jawa Barat, pada 12 Juli 1983. Sebelum terjun ke dunia politik, ia lebih dulu dikenal sebagai pelaku usaha.
Pengalaman di dunia bisnis disebut membentuk karakter kepemimpinannya yang praktis dan responsif terhadap persoalan lapangan.
Karier politiknya berkembang saat bergabung dengan PDI Perjuangan. Ia kemudian terpilih menjadi anggota DPRD Pangandaran periode 2019–2024.
Dari parlemen daerah, namanya mulai dikenal publik sebagai figur yang aktif menyuarakan isu pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah.
Pada Pilkada Pangandaran 2024, Citra maju sebagai calon bupati bersama Ino Darsono sebagai wakil bupati.
Pasangan ini berhasil memenangkan kontestasi politik dan resmi memimpin Pangandaran untuk periode 2025–2030.
Sebagai Bupati Pangandaran, Citra membawa gaya kepemimpinan yang cukup berbeda. Ia beberapa kali terlihat melakukan inspeksi langsung ke kawasan wisata, meninjau pelayanan publik, hingga berdialog spontan dengan pedagang maupun warga. Pendekatan tersebut membuatnya cepat dikenal sebagai kepala daerah yang gemar “turun gunung”.
Di sektor pemerintahan, ia menaruh perhatian pada penataan kawasan wisata, pelayanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan pendapatan daerah.
Pangandaran yang bertumpu pada sektor pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintahannya, terutama dalam penataan kawasan wisata dan pengelolaan pelayanan publik saat musim liburan.
Selain aktif di lapangan, Citra juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat. Melalui siaran langsung dan konten digital, ia membuka ruang aduan warga secara langsung.
Pendekatan itu membuat komunikasi pemerintah daerah terasa lebih terbuka dan cepat menjangkau masyarakat.
Sebagai kepala daerah perempuan, Citra Pitriyami juga kerap membawa pesan tentang pemberdayaan perempuan dan pentingnya keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah.
Ia menilai perempuan memiliki peran besar tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga dalam pengambilan keputusan publik.
Meski masa kepemimpinannya masih relatif baru, gaya kepemimpinan Citra mulai membentuk identitas politik tersendiri: komunikatif, aktif di lapangan, dan memanfaatkan pendekatan digital dalam pemerintahan. (Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
