-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

KAI Daop 7 Madiun Gandeng Komunitas Railfans Kampanyekan Anti Pelecehan Seksual

KAI Daop 7 Madiun bersama komunitas railfans menggelar kampanye anti pelecehan seksual di lingkungan stasiun dan kereta api. (Foto: Ist.)
GARDAJATIM.COM: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menggandeng komunitas pencinta kereta api RF Pecel +63 Madiun menggelar kampanye dan sosialisasi anti pelecehan seksual di lingkungan stasiun dan kereta api, Sabtu (9/5/2026). 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi pelanggan.

Kampanye melibatkan generasi muda dari komunitas railfans sebagai sarana menyalurkan aksi positif sekaligus membangun kesadaran bersama terkait pencegahan kekerasan seksual di transportasi publik.

Berbagai kegiatan dilakukan dalam kampanye tersebut, mulai dari penandatanganan petisi penolakan terhadap segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual, edukasi langsung kepada pelanggan, hingga pembentangan banner dan mockup berisi imbauan anti pelecehan seksual.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan membangun kesadaran kolektif masyarakat sekaligus memberi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi secara nyata.

“Melalui kolaborasi dengan RF Pecel +63 Madiun, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyebarkan pesan positif. Kami mengedukasi pelanggan agar berani bersuara, berani melapor, dan tidak ragu meminta pertolongan apabila mengalami atau menyaksikan indikasi pelecehan seksual,” ujar Tohari.

KAI juga menegaskan sikap nol toleransi terhadap segala bentuk tindakan asusila di area stasiun maupun di atas kereta api. 

Menurut Tohari, perusahaan akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku pelecehan seksual.

“KAI tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan seksual. Oknum yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi administratif tegas, termasuk masuk dalam daftar hitam atau blacklist sehingga tidak bisa menggunakan layanan KA dalam waktu tertentu hingga permanen,” tegasnya.

Selain kampanye langsung di lapangan, KAI juga terus meningkatkan layanan perlindungan pelanggan melalui fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI. 

Fitur tersebut memudahkan pelanggan perempuan melihat posisi tempat duduk berdasarkan gender penumpang di sekitarnya.

Melalui kegiatan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap pelanggan semakin peduli terhadap keamanan bersama dan berani bertindak apabila melihat tindakan yang mengganggu kenyamanan di transportasi publik. 

KAI juga menegaskan komitmennya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan menjunjung perlindungan terhadap seluruh pelanggan. (Hms/Mah)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar