-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Kasus Dugaan Korupsi Desa Temon Disebut Kian Mengerucut, Warga Apresiasi Keterbukaan Polres Ponorogo

Aliansi Warga Temon Bersatu saat berdialog bersama penyidik Polres Ponorogo dalam pertemuan ngopi darat di kawasan Tumpak Lego, Ngrayun. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM:
Penanganan dugaan tindak pidana korupsi di Desa Temon, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, disebut terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Warga Temon Bersatu mengapresiasi keterbukaan jajaran penyidik Polres Ponorogo dalam menyampaikan perkembangan proses hukum yang sedang berjalan.

Komunikasi lanjutan antara warga dan aparat penegak hukum kembali dilakukan pada Kamis, 14 Mei 2026 melalui pertemuan santai bertajuk ngopi darat di kawasan Tumpak Lego, Ngrayun Darat.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Aliansi Warga Temon Bersatu bersama penyidik yang menangani dugaan korupsi dana desa dan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Desa Temon.

Meski berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, pertemuan tersebut dinilai memiliki makna penting karena membahas perkembangan terbaru proses penanganan perkara yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Dalam dialog tersebut, penyidik kembali menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan sesuai mekanisme dan tahapan yang berlaku.

Bahkan, arah penanganan perkara disebut semakin mengerucut menuju tahap penyidikan.

“Yang jelas proses masih berjalan dan terus kami persiapkan menuju tahap penyidikan. Semua membutuhkan tahapan, ketelitian, dan proses sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Kami berharap masyarakat tetap sabar dan bersama-sama menjaga kondusifitas,” ujar salah satu penyidik saat berdialog bersama warga.

Pernyataan itu disambut positif oleh masyarakat Desa Temon yang selama ini terus menaruh harapan terhadap penuntasan kasus tersebut secara transparan dan berkeadilan.

Ketua Aliansi Warga Temon Bersatu, Hari Santoso, menyampaikan apresiasi atas komunikasi terbuka yang terus dibangun oleh penyidik Polres Ponorogo kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi keterbukaan dan keseriusan penyidik dalam menangani perkara ini. Yang terpenting bagi masyarakat saat ini adalah adanya kepastian bahwa proses hukum benar-benar berjalan dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi desa tetap aman dan kondusif selama proses hukum berlangsung.

“Kami berharap seluruh masyarakat tetap solid, bersatu, dan tidak mudah terpengaruh berbagai opini yang berkembang. Mari kita kawal bersama proses ini dengan cara yang baik, bermartabat, dan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” tambahnya.

Aliansi Warga Temon Bersatu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan perkara hingga tuntas demi terwujudnya pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berkeadilan.

Dengan komunikasi yang terus terjalin antara masyarakat dan aparat penegak hukum, diharapkan kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum tetap terjaga serta situasi di tengah masyarakat tetap aman dan kondusif. (*)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar