Ponpes Darul Fikri Ponorogo Sembelih 450 Kambing dan 2 Sapi Kurban
GARDAJATIM.COM: Pondok Pesantren Darul Fikri Bringin, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, menyembelih 450 ekor kambing dan 2 ekor sapi pada momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ustad Mukhlis Maimun Syam di lokasi penyembelihan dan distribusi hewan kurban Pondok Pesantren Darul Fikri Ponorogo. (Foto: Andika)
Ratusan hewan kurban tersebut berasal dari bantuan yayasan asal Uni Emirat Arab (UEA) serta partisipasi guru, pengasuh pondok, dan wali santri.
Proses penyembelihan dipusatkan di lapangan futsal Pondok Pesantren Darul Fikri Ponorogo dengan melibatkan ratusan relawan.
Ustad Mukhlis Maimun Syam, M.Si menjelaskan, dari total hewan kurban tersebut sebanyak 250 kambing berasal dari Yayasan Fujairah Uni Emirat Arab, sementara 200 kambing dan 1 ekor sapi berasal dari Yayasan International Charity Organization UEA.
“Yang 250 kambing berasal dari Yayasan Fujairah Uni Emirat Arab dan yang 200 kambing berasal dari Yayasan International Charity Organization UEA serta ditambah 1 ekor sapi juga berasal dari Uni Emirat Arab,” ujarnya.
Sementara 1 ekor sapi lainnya berasal dari guru, pengasuh Yayasan Pondok Darul Fikri Ponorogo, serta wali murid.
Mukhlis mengatakan, proses penyembelihan dilakukan secara bertahap selama beberapa hari dengan melibatkan sekitar 200 orang yang terdiri dari ustad, santri, masyarakat sekitar, dan relawan.
“Pada Hari Raya Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), memotong sebanyak 1 ekor sapi dan 100 ekor kambing. Hari kedua 150 ekor kambing, hari ini (29/5/2026) 100 ekor kambing, dan terakhir besok ada 100 ekor kambing,” tambahnya.
Ia memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam serta anjuran pemerintah.
Dari kegiatan tersebut, sekitar 3.800 paket daging kurban didistribusikan kepada berbagai pihak, mulai dari masjid binaan, desa mitra, muallaf center, wali santri, hingga masyarakat sekitar.
Mukhlis menambahkan, kerja sama antara Ponpes Darul Fikri Ponorogo dengan yayasan dari Uni Emirat Arab tersebut telah berlangsung selama tiga tahun.
Selain bantuan hewan kurban, kerja sama itu juga diwujudkan melalui berbagai program sosial dan pembangunan untuk masyarakat.
Program tersebut di antaranya pembangunan sekitar 1.000 masjid, 3.000 sumur, 700 unit ruang kelas, serta dua klinik yang tersebar di lima daerah, yakni Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Sukoharjo, dan Gunungkidul.
“Semoga kerja sama ini berlangsung berkelanjutan demi membawa kemanfaatan terhadap umat dan sebagai sarana untuk dakwah,” paparnya. (@Andika)