Program 3B di SPPG Patihan Kidul: 320 Penerima Manfaat Rasakan MBG
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Penyaluran program MBG untuk kelompok 3B di Desa Manuk. (Foto: doc. Gardajatim.com) |
Tidak hanya menyasar anak usia sekolah, program ini juga menjangkau kelompok rentan melalui skema 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.
Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Patihan Kidul, Fara Fauziah, menyebut total penerima manfaat saat ini mencapai 320 orang yang tersebar di tiga desa, yakni Desa Patihan Kidul, Desa Rono Sentanan, dan Desa Manuk.
“Total ada 320 penerima manfaat. Ini mencakup berbagai kelompok, termasuk program 3B yang menjadi prioritas dalam intervensi gizi,” ujar Fara, Rabu, 20 Mei 2026.
Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Patihan Kidul, Tendri Wianti Ningrum, menyebut distribusi bantuan pangan untuk kelompok 3B telah berjalan sejak akhir 2025.
“Penyaluran pertama dimulai sekitar November 2025. Untuk bulan ini ada 69 penerima manfaat, terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujar Tendri.
Menurut dia, respons masyarakat terhadap program ini cenderung positif. Selain menu yang dinilai variatif, kualitas bahan makanan juga menjadi perhatian.
“Alhamdulillah tanggapan warga sangat baik. Menunya enak, buahnya besar-besar, dan sejauh ini tidak ada komplain,” katanya.
![]() |
| Penyaluran program MBG untuk kelompok 3B di Desa Patihan Kidul. |
Distribusi bantuan dilakukan dengan sistem yang fleksibel. Penerima manfaat dapat mengambil langsung, namun jika berhalangan, petugas akan mengantarkan hingga ke rumah.
“Kalau tidak bisa mengambil sendiri, kami pastikan tetap tersalurkan dengan diantar ke rumah,” kata Tendri menambahkan.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh warga, salah satunya Eni Rukayah (34). Ia mengaku terbantu karena seluruh anaknya masuk dalam kategori penerima manfaat MBG.
“Program ini sangat membantu. Anak-anak saya semua dapat, dan mereka suka karena menunya lebih enak dan bervariasi,” ujar Eni.
Ia memiliki lima anak dengan rentang usia yang beragam, mulai dari sekolah dasar hingga balita.
![]() |
| Aslap SPPG Patihan Kidul meninjau langsung pelaksanaan program MBG di TK Dharma Wanita Tajug. |
Kondisi tersebut membuat kebutuhan gizi keluarga cukup tinggi, dan program MBG dinilai mampu meringankan beban sekaligus meningkatkan asupan nutrisi anak.
Ke depan, distribusi MBG di wilayah ini berpotensi mengalami penyesuaian. Hal ini seiring dengan mulai berkembangnya dapur umum MBG di wilayah Kecamatan Siman yang memungkinkan adanya pembagian wilayah kerja baru.
“Ke depan kemungkinan justru ada pengurangan di wilayah ini karena sebagian akan ditangani dapur umum lain,” kata Fara.
Di tengah dinamika tersebut, program 3B melalui SPPG Patihan Kidul tetap menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan gizi masyarakat.
Dengan pendekatan yang menyasar langsung kelompok rentan, program ini diharapkan mampu membangun fondasi kesehatan sejak dini baik di lingkungan sekolah maupun dalam keluarga. (Fjr)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...


