QRIS BRI Perluas Transaksi Digital, 17 Ribu Merchant di Ponorogo Rasakan Dampaknya
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Petugas BRI Ponorogo bersama pemilik UMKM Abang Kuota menunjukkan penggunaan QRIS BRI di lokasi usaha. (Foto: Istimewa) |
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan dalam memperkuat digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.
Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 17.095 merchant di wilayah kerja BRI Ponorogo telah menggunakan QRIS BRI. Para pelaku usaha tersebut berasal dari beragam sektor, mulai dari kuliner, ritel, jasa, hingga usaha mikro dan tradisional.
Pemimpin Branch Office BRI Ponorogo, Febrian Aditya Rachman, mengatakan penggunaan QRIS BRI memberikan kemudahan bagi merchant maupun pelanggan karena transaksi menjadi lebih praktis, cepat, aman, dan tercatat secara digital.
“BRI berkomitmen mendukung transformasi digital UMKM melalui layanan QRIS BRI. Merchant dapat menerima pembayaran non-tunai dari berbagai aplikasi hanya dengan satu kode QR, sehingga transaksi lebih mudah, aman, dan efisien,” ujarnya, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurut dia, digitalisasi transaksi juga membantu pelaku usaha dalam pencatatan keuangan serta membuka peluang peningkatan omzet.
Respons positif juga datang dari pelaku usaha. Pemilik merchant Abang Kuota, Erwin Miranda Putra, menyebut penggunaan QRIS BRI membantu operasional usaha sehari-hari.
“Sejak menggunakan QRIS BRI, transaksi menjadi lebih praktis dan pelanggan lebih nyaman karena bisa menggunakan berbagai aplikasi pembayaran digital. Pencatatan juga lebih rapi,” kata Erwin.
BRI Ponorogo menyatakan akan terus memperluas akseptasi QRIS BRI serta meningkatkan edukasi transaksi digital bagi masyarakat dan pelaku UMKM guna memperkuat ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan aman. (Rls/Fjr)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
