-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Rutan Pacitan dan Polres Gelar Razia serta Tes Urine, Pastikan Bebas HP Ilegal dan Narkoba

Jajaran Rutan Pacitan dan Polres Pacitan usai ikrar pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan. (Foto: Acir)
GARDAJATIM.COM: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pacitan bersama Polres Pacitan menggelar ikrar penguatan pengawasan pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan, Jumat (8/5/2026). 

Kegiatan tersebut disertai penggeledahan blok hunian serta tes urine bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan pegawai rutan.

Kegiatan berlangsung di Rutan Kelas IIB Pacitan dan dihadiri Kapolres Pacitan Ayub Diponegoro Azhar, pejabat utama (PJU) Polres Pacitan, anggota Polres Pacitan, serta jajaran petugas Rutan Pacitan. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat pengawasan dan menjaga keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin Kepala Rutan Pacitan Irphan Dwi Sandjojo bersama Kapolres Pacitan. 

Apel tersebut menjadi simbol sinergi antara aparat kepolisian dan jajaran pemasyarakatan dalam memberantas berbagai pelanggaran di dalam rutan.

Dalam amanatnya, disampaikan bahwa pemberantasan peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, serta praktik penipuan dari dalam rutan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Seluruh petugas juga diminta meningkatkan integritas, kewaspadaan, dan pengawasan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih serta kondusif. 

Penguatan pengawasan dinilai penting untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang maupun potensi penyalahgunaan di dalam rutan.

Usai apel dan pembacaan ikrar, petugas gabungan melanjutkan kegiatan dengan penggeledahan di blok hunian warga binaan. 

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan adanya barang terlarang di kamar hunian WBP.

Selain penggeledahan, jajaran Rutan Pacitan juga melaksanakan tes urine terhadap seluruh warga binaan dan pegawai rutan. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung program pemasyarakatan bersih dari narkoba. 

Dari hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkotika.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian press release kepada awak media sebagai bentuk keterbukaan informasi publik sekaligus penegasan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. 

Melalui kegiatan itu, sinergi antara kepolisian dan jajaran pemasyarakatan diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan rutan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan. (@Acr)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar