Dilantik Pimpin HMD-GEMAS Ponorogo, Sugeng Langsung Soroti Transparansi Program Gizi Nasional
Redaksi
... menit baca
![]() |
| H. Sugeng Hariyono, Ketua DPD HMD-GEMAS Kabupaten Ponorogo. (Foto: Istimewa) |
Sugeng, yang akrab disapa Sugeng Srikandi, resmi dikukuhkan dalam agenda pelantikan pengurus DPD HMD-GEMAS se-Jawa Timur di Hotel Morazen, Surabaya, Rabu (24/6/2026).
Prosesi tersebut dipimpin Ketua Umum HMD-GEMAS, Prof. Dr. Yadiman, SH., MH., didampingi Sekretaris Jenderal Yusuf Supriadi, SE., dengan mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Gizi Bangsa.”
Usai dilantik, Sugeng menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak hanya ingin menjadi pendukung program pemerintah, tetapi juga mitra yang ikut memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan efektif dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami siap mendukung penuh keberlanjutan program strategis nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya mencetak generasi sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut perlu dibarengi komitmen terhadap tata kelola yang baik. Karena itu, HMD-GEMAS Ponorogo mendukung proses pengusutan terhadap dugaan penyimpangan yang berkaitan dengan pelaksanaan program gizi apabila ditemukan indikasi pelanggaran.
“Kami mendukung pengusutan secara tuntas terhadap dugaan penyimpangan, termasuk di sektor Badan Gizi Nasional, serta mendorong perbaikan tata kelola agar program benar-benar tepat sasaran,” kata Sugeng.
Menurutnya, keberhasilan program peningkatan gizi tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh sinergi antarlembaga, pengawasan yang memadai, dan pelaksanaan yang profesional di lapangan.
Dalam masa kepemimpinannya, HMD-GEMAS Ponorogo berencana mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Organisasi juga menegaskan komitmen menjalankan program secara amanah dan berorientasi pada dampak nyata.
Pelantikan pengurus se-Jawa Timur turut menjadi forum konsolidasi organisasi dalam memperkuat jejaring antarwilayah.
Momentum tersebut diharapkan mendukung berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk percepatan penanganan stunting dan penguatan ketahanan gizi sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. (Tim/Fjr)
Sebelumnya
...
