-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Listrik Padam Mendadak di Siman, Warga Keluhkan Minimnya Informasi dari PLN Ponorogo

Ilustrasi Ai.
GARDAJATIM.COM: Pemadaman listrik mendadak yang terjadi di Desa Sekaran, Kecamatan Siman, Ponorogo, pada Selasa, sekitar pukul 15.32 WIB, memicu keluhan warga.

Bukan semata karena aliran listrik terhenti, melainkan lantaran minimnya informasi yang diterima pelanggan saat gangguan terjadi.

Sejumlah warga mengaku baru mengetahui bahwa pemadaman tersebut masuk kategori padam darurat (emergency) setelah menyampaikan komplain kepada petugas.

Sebelumnya, tidak ada pemberitahuan yang mereka terima mengenai penyebab maupun perkiraan waktu normalisasi.

Setelah berlangsung lebih dari dua jam, aliran listrik di wilayah tersebut akhirnya kembali normal pada pukul 17.58 WIB.

Meski pasokan listrik telah pulih, sejumlah pelanggan berharap PLN dapat meningkatkan kualitas komunikasi kepada masyarakat, terutama saat terjadi pemadaman darurat.

"Kami memahami kalau memang ini padam darurat. Tetapi yang menjadi pertanyaan, apa gunanya petugas PLN yang setiap bulan keliling sampai ke desa saat jadwal tagihan ke masyarakat, jika ketika terjadi kondisi seperti ini tidak ada komunikasi kepada pelanggan?" ujar Noviyanti kepada gardajatim.com.

Keluhan tersebut mencerminkan harapan publik agar pelayanan kelistrikan tidak berhenti pada aspek teknis semata, tetapi juga mencakup keterbukaan informasi.

Dalam situasi darurat sekalipun, komunikasi yang cepat dan jelas dinilai penting untuk mengurangi keresahan masyarakat.

Menanggapi hal itu, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ponorogo menyatakan saat ini tengah melakukan manajemen beban secara terbatas di sebagian wilayah sebagai bagian dari upaya penguatan dan pemeliharaan jaringan distribusi guna menjaga keandalan sistem kelistrikan.

"Sebagian pelanggan akan mengalami penghentian sementara aliran listrik dengan durasi yang disesuaikan dengan kondisi operasional sistem di masing-masing wilayah," demikian keterangan tertulis Manager ULP Ponorogo, Arif Jumiin, yang disampaikan melalui Asisten Manajer, Eny.

PLN menyebut pengaturan sistem dilakukan secara terukur dengan mengoptimalkan pola operasi jaringan serta meminimalkan dampak kepada pelanggan.

Seluruh petugas operasional juga disiagakan untuk memastikan sistem kelistrikan tetap aman dan andal.

Saat dikonfirmasi terkait keluhan warga mengenai kurangnya komunikasi saat pemadaman berlangsung, pihak PLN mengakui adanya ruang perbaikan dalam pelayanan informasi.

"Kami pun tidak berharap padam, Mas. Iya, sudah saya sampaikan ke rekan-rekan unit untuk jadi perbaikan," kata Asisten Manajer PLN ULP Ponorogo melalui pesan tertulis.

Permintaan maaf pun disampaikan PLN atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Informasi terkait pelaksanaan pekerjaan maupun perkembangan kondisi kelistrikan, menurut PLN, akan disampaikan secara berkala melalui unit layanan setempat dan kanal resmi perusahaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keandalan layanan publik tidak hanya diukur dari cepatnya pemulihan gangguan, tetapi juga dari kualitas komunikasi kepada masyarakat.

Dalam layanan yang menyangkut kebutuhan dasar seperti listrik, transparansi informasi merupakan bagian dari hak pelanggan yang tak kalah penting untuk dipenuhi. (Fjr)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar