Mengenal YMS Campursari Ponorogo, Menjaga Napas Tradisi di Tengah Arus Modernisasi Musik
Redaksi
... menit baca
![]() |
| YMS Campursari Ponorogo saat tampil menghibur masyarakat dalam sebuah pertunjukan. |
Salah satu yang konsisten menjaga eksistensi musik warisan budaya Jawa tersebut adalah YMS Campursari Ponorogo.
Berbasis di Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, YMS Campursari dikenal sebagai kelompok musik yang memadukan instrumen tradisional Jawa dengan perangkat musik modern.
Sentuhan keyboard dan gamelan elektrik dipadukan secara harmonis tanpa meninggalkan esensi klasik campursari yang menjadi identitas utamanya.
Dengan aransemen musik yang dinamis dan mudah diterima berbagai kalangan, YMS Campursari berhasil membangun basis penggemar yang cukup kuat.
Grup ini kerap menjadi pilihan utama untuk mengisi berbagai acara hiburan masyarakat, mulai dari hajatan keluarga, peringatan hari besar, hingga panggung-panggung festival budaya.
Reputasi YMS Campursari bahkan pernah mengantarkan mereka tampil di panggung utama Alun-alun Ponorogo dalam gelaran Festival Budaya Ponorogo Rikolono Semono.
Saat itu, mereka berkolaborasi dengan penyanyi Silvy Kumalasari dan sukses menghibur ribuan penonton yang memadati kawasan pusat kota.
Pemilik YMS Campursari, Yonas, mengatakan pihaknya sengaja mempertahankan konsep tradisional sebagai bentuk komitmen melestarikan musik campursari yang perlahan mulai tergerus perubahan zaman.
“Musik campursari tradisional tetap memiliki penggemar yang loyal. Terutama di kalangan komunitas seni tayub maupun gambyong. Karena itu kami berusaha menjaga ciri khas tersebut,” ujarnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Dalam setiap penampilannya, YMS Campursari membawakan beragam genre mulai campursari klasik hingga dangdut campursari.
Perpaduan instrumen pentatonis seperti gamelan dengan alat musik diatonis seperti keyboard serta kendang dangdut menghasilkan irama yang khas, enerjik, dan mengundang penonton untuk ikut bergoyang.
Tidak hanya menghadirkan sinden dan penyanyi profesional, YMS Campursari juga menawarkan konsep pertunjukan kolaboratif dengan dagelan atau lawak tradisional.
Konsep panggung dapat disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggara acara tanpa menghilangkan karakter utama musik campursari yang menjadi kekuatan mereka.
“Kita fleksibel dalam menerima konsep panggung, namun tetap menjaga esensi musik tradisional,” tegas Yonas.
Konsistensi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak penonton menilai YMS Campursari sebagai hiburan yang berkualitas, interaktif, dan mampu menghidupkan suasana acara.
Penampilan para sinden serta musisinya yang enerjik menjadi daya tarik tersendiri yang membuat grup ini memiliki penggemar loyal, baik di media sosial maupun di berbagai panggung pertunjukan.
Bagi masyarakat yang ingin melihat dokumentasi penampilan mereka, YMS Campursari dapat ditemukan melalui kanal YouTube YMS Campursari Official maupun akun TikTok Yonas.
Sementara itu, bagi penyelenggara hajatan, peringatan hari besar, pentas seni, maupun acara komunitas yang ingin menghadirkan hiburan campursari tradisional berkualitas, YMS Campursari membuka kesempatan kerja sama dan pemesanan jadwal pentas.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui akun Instagram @yonaskeyboardiz, WhatsApp 0812-3484-8484, atau dengan mengunjungi langsung kediaman YMS Campursari di Desa Padas, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. (Tim/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

