Mlaku Suro dan Mlayu Suro Ramaikan Bulan Muharam di Pacitan
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Kegiatan budaya dan olahraga menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah digelar dari Pendopo Kabupaten Pacitan hingga Pantai Pancer Door. |
GARDAJATIM.COM : Tradisi Mlaku Suro dan Mlayu Suro mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Kabupaten Pacitan, Senin (15/06/2026). Kegiatan yang melibatkan pemerintah daerah, komunitas lari, serta masyarakat tersebut menjadi rangkaian penyambutan Muharam sekaligus upaya menjaga keberlanjutan tradisi lokal.
Rangkaian kegiatan dimulai dari Pendopo Kabupaten Pacitan dengan pelepasan peserta oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. Para peserta kemudian bergerak menuju Pantai Pancer Door sebagai lokasi akhir kegiatan.
Mlaku Suro dan Mlayu Suro memiliki rute berbeda. Peserta Mlaku Suro bersama bupati menempuh jarak sekitar 5 kilometer, sementara peserta Mlayu Suro mengikuti dua kategori jarak, yakni 5 kilometer dan 14,48 kilometer.
Sejumlah unsur turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, mulai dari Forkopimda, pimpinan perangkat daerah beserta jajaran, masyarakat, hingga komunitas pegiat lari Pacitan. Tampak pula istri Bupati Pacitan, Ny. Efi Indrata Nur Bayuaji, mengikuti kegiatan tersebut.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi budaya agar tetap dikenal masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengingat tradisi budaya lokal hingga tetap lestari tak lekang dimakan zaman," katanya, Senin (15/06/2026).
Ia berharap Mlaku Suro dan Mlayu Suro dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu menarik kunjungan wisatawan serta memberikan dampak bagi perekonomian daerah.
"Mari kita juga berdoa, semoga Kabupaten Pacitan senantiasa mendapat berkah, dihindarkan dari segala bencana dan mara bahaya," lanjutnya.
Usai kegiatan di Pantai Pancer Door, acara dilanjutkan dengan doa bersama, makan bersama, serta pertunjukan kesenian sholawatan Jawa dan pagelaran wayang kulit. Bupati Pacitan kemudian mengikuti khataman Al Quran di Masjid Apung Pancer bersama para santri dan pimpinan Pondok Pesantren Tremas KH. Fuad Habib Dimyati. (@Acr)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
