-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Pengesahan 268 Warga PSHT di Ponorogo Berlangsung hingga Dini Hari, Ini yang Membuatnya Berjalan Tanpa Insiden

Ratusan calon Warga Tingkat I PSHT dari Ranting Badegan, Jambon, dan Kismantoro mengikuti prosesi Pengesahan Warga Tingkat I di halaman SDN 1 Karangjoho, Kecamatan Badegan, Ponorogo. (Foto: Ryno)
GARDAJATIM.COM: Pengesahan Warga Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) gabungan tiga ranting di Kabupaten Ponorogo berlangsung hingga Jumat dini hari, 26 Juni 2026.

Sebanyak 268 calon warga resmi disahkan dalam prosesi yang digelar di halaman SDN 1 Karangjoho, Kecamatan Badegan.

Kegiatan yang melibatkan PSHT Ranting Badegan, Jambon, dan Kismantoro itu berlangsung aman dan kondusif.

Tidak ditemukan konvoi, penggunaan knalpot brong, maupun pelanggaran lain yang kerap menjadi perhatian dalam setiap agenda pengesahan warga baru.

Ketua PSHT Cabang Kabupaten Ponorogo Pusat Madiun, Moh. Komarudin mengatakan, keberhasilan pelaksanaan kegiatan merupakan hasil dari kedisiplinan seluruh warga serta sinergi antara organisasi dengan aparat keamanan.

"Pengesahan ini bukan sekadar prosesi menjadi warga PSHT, tetapi juga wujud kedewasaan organisasi dalam menjaga ketertiban, persaudaraan, dan menghormati masyarakat," ujarnya.

Sebagai tuan rumah, Ketua PSHT Ranting Badegan, Didik Suyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan.
Persiapan dan registrasi.
Menurut dia, keberhasilan pengesahan merupakan buah dari koordinasi yang telah dipersiapkan jauh hari.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian pengesahan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga PSHT yang telah mematuhi setiap imbauan, serta kepada TNI, Polri, PAMTER, panitia, dan masyarakat yang turut mendukung sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan tertib. Semoga seluruh warga baru mampu menjaga nama baik organisasi, mengamalkan ajaran budi luhur, serta terus mempererat persaudaraan di mana pun berada," kata Didik Suyanto.

Prosesi pengesahan dipimpin oleh 16 Dewan Pengesah dan dihadiri para Ketua Ranting, yakni Didik Suyanto selaku Ketua PSHT Ranting Badegan, Ibnu Bogon Samsudin selaku Ketua PSHT Ranting Jambon, serta Mispan selaku Ketua PSHT Ranting Kismantoro.

Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sekitar 50 personel PAMTER dari enam ranting, didukung 30 personel Kepolisian dan 30 personel TNI.

Kolaborasi tersebut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib sejak calon warga mulai berdatangan pada Kamis sore hingga acara berakhir sekitar pukul 03.00 WIB.
Usai mengikuti prosesi pengesahan.
Sebelum pelaksanaan, pengurus ranting juga telah melakukan sosialisasi secara intensif melalui media humas masing-masing.

Warga diwajibkan mematuhi sejumlah ketentuan, mulai dari larangan konvoi, membawa minuman keras, senjata tajam, menggunakan knalpot brong, hingga kewajiban mengenakan pakaian sakral sesuai aturan organisasi.

Hasilnya, seluruh imbauan dipatuhi. Selama kegiatan berlangsung, tidak ada gangguan keamanan maupun ketertiban yang berdampak kepada masyarakat sekitar.

Menurut Didik, keberhasilan pengesahan gabungan tiga ranting ini dinilai menjadi contoh bahwa kegiatan organisasi dengan jumlah peserta besar tetap dapat berjalan tertib apabila dibangun melalui komunikasi yang baik, kedisiplinan warga, serta sinergi dengan aparat keamanan.

"Harapan kami, 268 warga baru yang telah disahkan tidak hanya bangga menyandang status Warga Tingkat I, tetapi juga mampu mengamalkan ajaran Setia Hati dalam kehidupan sehari-hari, menjaga nama baik organisasi, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Persaudaraan harus selalu menjadi kekuatan untuk menciptakan kedamaian dan kerukunan," pungkasnya. (Ryn/Pok/Ren)


Editor: Redaksi
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar