Jelang Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Pacitan Siapkan Pengamanan dan Screening di Sejumlah Titik
GARDAJATIM.COM: Polres Pacitan menggelar rapat koordinasi bersama pengurus PSHT Cabang Pacitan menjelang pelaksanaan pengesahan warga baru yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026. 
Polres Pacitan dan pengurus PSHT Cabang Pacitan menggelar rapat koordinasi menjelang pelaksanaan pengesahan warga baru. (Foto: Ist.)
Pertemuan yang digelar Rabu (24/6/2026) tersebut dilakukan untuk menyamakan langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Pengesahan warga baru merupakan agenda tahunan PSHT yang dilaksanakan pada bulan Muharam.
Bagi keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), bulan tersebut memiliki nilai khusus karena menjadi momentum pengesahan calon anggota menjadi warga baru.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif, Polres Pacitan bersama pengurus PSHT melakukan koordinasi terkait pengamanan, pengaturan peserta, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan ketertiban umum.
Kasat Intelkam Polres Pacitan, Iptu Andi Indra Septa, SH, mengatakan pihak kepolisian dan pengurus PSHT telah menyepakati bahwa pelaksanaan pengesahan warga baru tidak akan menghadirkan penggembira dari luar daerah.
“Intinya, kami bersama PSHT sudah sepakat bahwa pelaksanaan pengesahan warga baru ini tidak ada penggembira yang datang ke Pacitan. Kami akan melaksanakan screening di beberapa titik menuju lokasi pengesahan dengan melibatkan kurang lebih 800 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah,” ujarnya.
Meski telah ada kesepakatan tersebut, pihak kepolisian tetap mengantisipasi kemungkinan adanya penggembira yang datang ke Pacitan.
Sejumlah langkah pengamanan disiapkan untuk menjaga situasi tetap terkendali selama kegiatan berlangsung.
“Bagi penggembira yang tetap memaksa datang, akan dilakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan. Terutama kendaraan yang menggunakan knalpot brong maupun yang terindikasi membawa atau mengonsumsi minuman keras akan kami amankan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Iptu Andi Indra Septa juga mengingatkan bahwa prosesi pengesahan warga baru merupakan kegiatan yang sakral sehingga seluruh pihak diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan tidak melakukan euforia berlebihan.
“Prosesi pengesahan merupakan proses sakral. Kami mengimbau seluruh pihak untuk melaksanakan kegiatan tersebut dengan tertib dan khidmat, tanpa euforia yang berlebihan, sehingga acara dapat berjalan lancar serta tidak mengganggu kepentingan maupun kenyamanan masyarakat lainnya,” pungkasnya.
Melalui koordinasi antara aparat keamanan dan pengurus PSHT, pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT Cabang Pacitan Tahun 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. (@Acr)