Rutan Ponorogo Gelar Shalat Dhuha dan Doa Bersama, Perkuat Spiritualitas serta Kebersamaan Keluarga Besar Pemasyarakatan
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Pegawai Rutan Kelas IIB Ponorogo, anggota PIPAS, dan warga binaan mengikuti Shalat Dhuha serta doa bersama di Masjid Darut Taubah. (Foto: Humas Rupon) |
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh jajaran pegawai Rutan Ponorogo, anggota PIPAS Cabang Rutan Ponorogo, serta warga binaan.
Suasana berlangsung khidmat, diawali dengan pelaksanaan Shalat Dhuha berjamaah dan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
Dalam doa yang dipanjatkan, seluruh peserta juga memohon agar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta seluruh pimpinan dan jajarannya senantiasa diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan petunjuk dalam menjalankan amanah sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang semakin optimal bagi masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Pimpinan PIPAS sebagai upaya memperkuat nilai-nilai spiritual, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat pengabdian di lingkungan pemasyarakatan.
Selain meningkatkan kualitas ibadah, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat keimanan dan ketakwaan serta menghadirkan ketenangan batin bagi pegawai maupun warga binaan.
Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, menegaskan bahwa pembinaan spiritual menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan.
“Shalat Dhuha dan doa bersama ini merupakan sarana untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh keluarga besar Rutan Ponorogo. Kami berharap kegiatan ini mampu menghadirkan ketenangan hati, meningkatkan semangat dalam bekerja, serta menumbuhkan kesadaran bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik. Kami juga mendoakan seluruh pimpinan dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan agar senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan kemudahan dalam membawa organisasi semakin maju serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Ponorogo terus mendorong terciptanya budaya kerja yang humanis, religius, dan penuh semangat kebersamaan.
Sinergi antara petugas, anggota PIPAS, dan warga binaan diharapkan menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, berintegritas, serta berorientasi pada pembinaan yang positif dan berkelanjutan. (Rls/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
